15 Bus Listrik Akan Beroperasi di Makassar pada Juni 2023

Bus listrik yang diberi nama Co’Mo akan menjadi transportasi wisatawan untuk mengunjungi Lorong Wisata.
Bus listrik pariwisata Makassar atau yang diberi nama Commuter Metromoda (Co’Mo)./Pemkot Makassar
Bus listrik pariwisata Makassar atau yang diberi nama Commuter Metromoda (Co’Mo)./Pemkot Makassar

Bisnis.com, MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar akan mengoperasikan 15 unit bus listrik pariwisata atau yang diberi nama Commuter Metromoda (Co’Mo) pada Juni 2023 mendatang.

Bus ini akan menjadi transportasi khusus mengangkut wisatawan untuk mengunjungi Lorong Wisata (Longwis) dalam wilayah Makassar.

Penumpang Co’mo akan disuguhkan dengan kacamata VR, yang memperlihatkan metaverse dari Longwis yang akan dikunjungi.

Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto mengatakan semua unit baru yang akan dioperasikan merupakan pengembangan dari desain Co’Mo sebelumnya. Pihaknya melakukan beberapa perubahan dari desain, kecepatan, hingga kapasitas.

"Belum ada rincian detail desain pastinya, yang pasti akan lebih unggul dari sebelumnya," ungkap Danny Pomanto sapaan Wali Kota Makassar, Selasa (17/1/2023).

Pengembang Co'Mo Ervan Komunar Pabo mengatakan pihaknya tengah menunggu administrasi untuk pengoperasian bus ini selesai, seperti izin perusahaan, izin industri, juga laik jalannya.

"Wali Kota kan sementara berkoordinasi dengan Kemendagri dan BPK tentang bagaimana regulasinya, apakah Pemda bisa buat sendiri atau berkolaborasi dengan swasta lalu dibeli," paparnya.

Co’Mo sendiri sebelumnya telah diperkenalkan pada November 2022 lalu saat perayaan ulang tahun Kota Makassar ke-415. Kendaraan ini didesain oleh Danny Pomanto dengan kapasitasnya 12 penumpang dan dapat menempuh jarak sebanyak 160 kilometer.

Mobil listrik ini menggunakan baterai ganda yang bekerja bergantian secara otomatis dengan sistem pengisian baterai solar cell dan menggunakan sensor kendali melalui smartphone.

Sementara kerangka bus yang sebelumnya menggunakan kombinasi triplek dan fiberglass, akan diubah menggunakan besi untuk 15 unit baru ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel


Editor : Miftahul Ulum
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper