Pertamina Siagakan 130 SPBU di Sulawesi Selama 24 Jam Saat Nataru

Selain mengoperasikan SPBU 24 jam, 395 Agen LPG juga telah disiagakan demi mendukung kebutuhan masyarakat.
Pertamina Siagakan 130 SPBU di Sulawesi Selama 24 Jam Saat Nataru. Sejumlah pengemudi kendaraan mengisi BBM di salah satu SPBU yang dikelola Pertamina MOR II Sumbagsel. istimewa
Pertamina Siagakan 130 SPBU di Sulawesi Selama 24 Jam Saat Nataru. Sejumlah pengemudi kendaraan mengisi BBM di salah satu SPBU yang dikelola Pertamina MOR II Sumbagsel. istimewa

Bisnis.com, MAKASSAR - Pertamina memastikan 130 SPBU di Sulawesi beroperasi selama 24 jam saat Natal dan Tahun Baru (Nataru). Demikian pula dengan 395 Agen LPG telah disiagakan demi mendukung kebutuhan masyarakat.

"Pertamina menyediakan layanan SPBU 24 jam dan agen LPG siaga ini juga untuk mendukung kelancaran perjalanan selama libur Natal dan Tahun Baru," kata Region Manager Retail Sales Pertamina Sulawesi Fanda Chrismianto, Sabtu (24/12/2022)

Selain itu, pihaknya juga menghadirkan infrastruktur yang terdiri dari lembaga suplai, penyalur, dan distribusi. Antara lain 465 SPBU reguler, 142 SPBU Mini, dan 403 Pertashop.

Pertamina berkomitmen pula dalam memberikan berbagai program promo untuk konsumen melalui aplikasi MyPertamina. Promo, di antaranya cashback Rp6.500 khusus pengguna baru MyPertamina dan promo casback di SPBU area wisata.

Executive GM Pertamia Patra Niaga Sulawesi Erwin Dwiyanto memprediksi kemungkinan kenaikan konsumsi BBM tahun ini, khususnya untuk sektor transportasi.

Kategori BBM bersubsidi, konsumsi Pertalite di masa Nataru diperkirakan naik 5 persen dari rata-rata konsumsi normal 6.935 kiloliter pada Januari-Oktober 2022.

Dibandingkan tahun lalu, konsumsi Pertalite tahun ini diperkirakan naik 6 persen. Konsumsi BBM subsidi lainnya seperti solar diperkirakan naik 8 persen dari 2.416 kiloliter di masa normal.

Untuk jenis Pertamax, konsumsi diperkirakan naik 20 persen dibandingkan masa normal. Namun jika dibandingkan tahun lalu, konsumsinya diperkirakan menurun hingga 28 persen karena adanya kebijakan kenaikan harga.

Walaupun begitu, dia mengimbau agar masyarakat membeli BBM berkualitas seperti Pertamax Series dan Dex Series.

Menurut catatan Pertamina, pada momen Nataru tahun lalu terjadi peningkatan konsumsi hingga 110 persen pada produk Pertamax series dan konsumsi Dex series naik hingga 51 persen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel


Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper