Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Pertamina Memastikan Stok BBM dan LPG di Sulawesi Aman Selama Nataru

Pertamina telah penambahan stok 10 persen untuk BBM, extra dropping sampai 11 persen untuk LPG dan 4 persen untuk Avtur di Sulawesi.
Nugroho Nafika Kassa
Nugroho Nafika Kassa - Bisnis.com 20 Desember 2022  |  17:39 WIB
Pertamina Memastikan Stok BBM dan LPG di Sulawesi Aman Selama Nataru
Petugas menata tabung gas Liquefied Petroleum Gas (LPG) di Jakarta, Selasa (11/1/2021). Bisnis - Suselo Jati
Bagikan

Bisnis.com, MAKASSAR - Pertamina memastikan stok BBM dan LPG di Sulawesi dalam keadaan aman selama momen Natal & Tahun Baru (Nataru). Mereka telah melakukan penambahan stok 10 persen untuk BBM, extra dropping sampai 11 persen untuk LPG dan 4 persen untuk Avtur.

EGM Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Erwin Dwiyanto mengatakan penambahan tersebut dilakukan karena diproyeksi akan terjadi kenaikan konsumsi untuk sektor transportasi di wilayah ini selama rangkaian Nataru.

Dia menjelaskan, kenaikan BBM Gasoline diproyeksi naik sebesar 5 persen, Gasoil sebesar 3 persen, LPG 3kg sebesar 4 persen, LPG Non Subsidi sebesar 2 persen, dan Avtur sebesar 2,8 persen.

"Kenaikan ini kita dibandingkan dengan kondisi konsumsi normal tahun ini, rerata sampai dengan oktober 2022," ujar Erwin, Selasa (20/12/2022).

Selain menambah stok, Pertamina juga menyediakan 13 SPBU Kantong (Mobile Storage) se-Sulawesi yang berfungsi untuk mendekatkan supply BBM. SPBU Kantong ini akan siaga pada titik-titik rawan kemacetan, bencana dan kota konsentrasi perayaan Natal seperti di Tana Toraja dan Sulawesi Utara.

Selain itu disiagakan pula SPBU Kantong di beberapa titik jalur wisata utama di Sulawesi antara lain di Manado, Tomohon, Toraja, Malino, dan Tanjung Bira.

Selain itu Pertamina juga menyiapkan pola alternatif dan emergency supply dari segala penjuru supply point BBM dan LPG untuk mengantisipasi bencana alam.

“Kami telah melakukan simulasi jalur supply yang telah ada bertahun-tahun dan memetakan titik-titik rawan bencana dan memiliki beberapa mitigasi supply alternatif,” imbuhnya.

Sementara data konsumsi pada momen Nataru di Sulawesi tahun lalu,diketahui terjadi peningkatan sangat tajam pada produk Pertamax Series yang meningkat hingga 110 persen dan Dex Series meningkat 51 persen dibandingkan normal harian pada saat itu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

natal
Editor : Amri Nur Rahmat
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top