Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Makassar Siapkan Layanan 112 Atasi Gagal Ginjal Akut

Masyarakat diimbau manfaatkan layanan 112 jika melihat indikasi gejala pada anak, supaya bisa ditangani dengan cepat.
Nugroho Nafika Kassa
Nugroho Nafika Kassa - Bisnis.com 23 Oktober 2022  |  18:12 WIB
Makassar Siapkan Layanan 112 Atasi Gagal Ginjal Akut
Ilustrasi ginjal di tubuh manusia. - wikybrew.com
Bagikan

Bisnis.com, MAKASSAR - Pemerintah Kota Makassar mengimbau kepada semua orang tua anak di wilayahnya untuk memanfaatkan layanan Call Center 112 jika melihat anaknya terindikasi gagal ginjal akut.

Hal ini supaya pemkot bisa mengatasi dengan cepat penyakit ini sehingga tidak semakin parah. "Kita mengimbau kepada semua keluarga terutama ibu-ibu kalau ada anaknya yang sakit untuk memanfaatkan layanan 112 agar bisa kita monitor," imbau Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto, Minggu (23/10/2022).

Dengan melapor di layanan Call Center 112, Danny Pomanto sapaannya, berharap kondisi kesehatan anak-anak Kota Makassar lebih terpantau.

"Dengan layanan 112 kita bisa lebih memonitor hal-hal seperti ini. Saya juga sudah memerintahkan Dinkes untuk mencermati apa yang terjadi di rumah sakit," ungkapnya.

Pemkot dikatakannya juga akan segera melakukan sidak usai Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menarik lima obat sirup pada anak di peredaran.

Obat tersebut ditarik karena mengandung Etilen Glikol (EG) dan Dietilen Glikol (DEG) yang melebihi ambang batas aman.

Kelimanya yakni Termorex Sirup produksi PT Konimex, Flurin DMP Sirup (obat batuk dan flu) produksi PT Yarindo Farmatama, Unibebi Cough Sirup (obat batuk dan flu) produksi Universal Pharmaceutical Industries.

Unibebi Demam Sirup (obat demam) produksi Universal Pharmaceutical Industries, dan Unibebi Demam Drops (obat demam) produksi Universal Pharmaceutical Industries.

"Jadi otorisasi pengawasan itukan ada di Dinkes dan itu dibantu Satpol PP. Harus ada (sidak), segera kami persiapkan untuk menertibkan ini," kata Danny Pomanto.

Dia mengimbau seluruh apotek untuk tidak lagi menjual obat yang dilarang BPOM demi kesehatan masyarakat Kota Makassar. Khususnya anak-anak.

"Saya juga minta apotek dengan kesadaran sendiri untuk melakukan penarikan sebelum penegakan pelarangan ini dilakukan secara masif," ujarnya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar Nursaidah Sirajuddin mengatakan telah mengeluarkan surat pemberitahuan kepada penanggung jawab rumah sakit, puskesmas, klinik, apotek, dan toko obat se-Kota Makassar.

Dalam Pemberitahuan Nomor: 440/2670/PSDK/X/2022 yang diterbitkan Dinkes Makassar pada 20 Oktober diimbau tenaga kesehatan pada fasilitas layanan kesehatan untuk tidak meresepkan obat bebas dan/atau bebas terbatas dalam bentuk sirup kepada masyarakat.

"Seluruh apotek dan toko obat tidak menjual obat bebas dan/atau bebas terbatas dalam bentuk sirup, sampai dilakukan pengumuman resmi oleh pemerintah sesuai ketentuan perundang-undangan," imbau Nursaidah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gagal ginjal ginjal anak sulawesi selatan makassar
Editor : Miftahul Ulum
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top