Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Makassar F8 Sokong Keuangan Digital, Transaksi QRIS Capai Rp161,83 Juta

Ada 90 QRIS yang tersebar di event pariwisata selama lima hari itu, jumlah transaksinya mencapai 3.819 kali.
Nugroho Nafika Kassa
Nugroho Nafika Kassa - Bisnis.com 15 Oktober 2022  |  08:21 WIB
Makassar F8 Sokong Keuangan Digital, Transaksi QRIS Capai Rp161,83 Juta
Kemeriahan panggung Makassar International Eight Festival and Forum atau Makassar F8 2022 di Pantai Loasari Makassar belum lama ini. Event pariwisata ini menghasilkan transaksi QRIS mencapai Rp161,83 juta. - Pemkot Makassar.
Bagikan

Bisnis.com, MAKASSAR — Ekosistem keuangan digital benar-benar tumbuh kuat pada pelaksanaan Makassar International Eight Festival and Forum atau Makassar F8 2022. Ajang ini mampu memberikan gambaran, pengembangan ekosistem keuangan digital di Sulawesi Selatan (Sulsel) sangat efektif dimulai dari event pariwisata.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar Firman Hamid Pagarra menyampaikan, transaksi digital menggunakan Quick Respons Code Indonesian Standard (QRIS) pada pelaksanaan Makassar F8 2022 nilainya mencapai Rp161.839.833 dengan jumlah transaksi 3.819 kali.

Tercatat ada 90 QRIS yang tersedia di event yang terlaksana selama lima hari ini. Mulai dari tiket masuk, tenant kuliner maupun aksesoris dan suvenir. Firman menyebut kondisi ini jelas menunjukkan bahwa keuangan digital melalui QRIS memudahkan pelaku usaha terutama UMKM dalam melakukan transaksi, lebih cepat dan aman.

"Hal tersebut seiring dengan kebijakan pemerintah melalui Bank Indonesia, di mana akan membangun ekosistem keuangan digital pada masyarakat khususnya di Kota Makassar agar dalam kehidupan sehari-hari dapat bertransaksi secara digital di antaranya melalui QRIS," jelas Firman belum lama ini.

Terpisah, Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto mengatakan pihaknya telah menerapkan digitalisasi sejak 2014 silam. Secara konsisten hingga saat ini warganya diklaim telah mulai sadar digital dengan menerapkan QRIS, dimana sebagian besar pengguna QRIS di Sulsel berada di Makassar.

Tercatat saat ini ada 307.105 menchant di Makassar yang menggunakan QRIS. Angka ini mencakup 42 persen menchant QRIS di Sulsel yang mencapai 731.203 merchant. Sebagian besar dari mereka atau 92 persen merupakan pelaku UMKM.

"Ukuran real pertumbuhan daerah adalah performa ekonominya, dan tidak bisa dipungkiri bahwa digitalisasi membantu meningkatkan pertumbuhan perekonomian di Makassar," katanya.

Sementara Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulsel Causa Iman Karana mengungkapkan, besaran transaksi QRIS di Makassar F8 menunjukkan bahwa masyarakat Sulsel, khususnya di Kota Makassar, telah menjadikan QRIS sebagai salah satu metode pembayaran digital dalam transaksi sehari-hari.

Makassar F8 pun dianggapnya berhasil menjadi salah satu ajang dalam pengembangan ekosistem keuangan digital. Apalagi didukung oleh beragamnya peserta (tenant), pengunjung, dan aktivitas di dalam kegiatan tersebut.

"Melalui Makassar F8, pengenalan pembayaran ekosistem keuangan digital dilakukan secara masif, termasuk lewat penggunaan pembayaran menggunakan QRIS di beberapa titik seperti pintu masuk dan tentant-tenant yang ada. Ini tentu membuat penguatan ekosistem keuangan digital menjadi potensial," ungkap Causa kepada Bisnis, Kamis (13/10/2022).

Melihat fakta transaksi QRIS pada Makassar F8 yang begitu fantastis, bank sentral pun dikatakan Causa siap aktif berpartisipasi dan bersinergi dalam mendorong penggunaan QRIS melalui berbagai kesempatan, termasuk sosialisasi dan penciptaan pengalaman penggunaan (user experience) kepada masyarakat yang hadir dalam ajang-ajang serupa.

Sebagai contoh, pada Pekan QRIS Nasional Sulsel yang dilaksanakan pada 16 Agustus 2022 lalu, BI telah berpartisipasi dalam Sinjai Local Fest, Sinjai QRIS Run, Festival Sentra UMKM Bone, dan sosialisasi di pasar-pasar.

BI juga berpartisipasi dalam Humanity Run yang diselenggarakan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Makassar pada 25 September 2022 yang lalu. Upaya ini dilakukan sebagai bentuk sosialisasi dan edukasi penggunaan QRIS kepada masyarakat.

Dalam konteks yang lebih luas, BI Sulsel bersama dengan stakeholders terkait terus mendorong pembayaran menggunakan QRIS sebagai sistem pembayaran nirsentuh. Saat ini, pembayaran menggunakan QRIS telah berhasil diimplementasikan di berbagai sektor ekonomi yang bersifat massal seperti pasar, mal, transportasi, dan pariwisata di Sulsel.

Causa juga memaparkan, potensi UMKM yang telah memanfaatkan pembayaran digital di Sulsel terus menunjukkan tren peningkatan. Berdasarkan data hingga 7 Oktober 2022, terdapat 731.203 merchant QRIS yang ada di Sulsel. Sebanyak 92 persen diantaranya merupakan pelaku UMKM dan mayoritas atau 42 persen merchant QRIS berada di Kota Makassar.

Angka tersebut menjadikan Sulsel sebagai provinsi dengan jumlah pengguna QRIS terbanyak ke-11 di Indonesia, sekaligus provinsi dengan jumlah pengguna QRIS terbanyak di wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua).

"BI Sulsel terus menggencarkan sosialisasi dan edukasi pembayaran digital kepada para pelaku UMKM, pedagang pasar tradisional, maupun masyarakat umum. Salah satu upaya diwujudkan melalui pelaksanaan program pasar Sehat, Inovatif, Aman Pakai (S.I.A.P) QRIS," jelas Causa.

Pada 2022, ada 30 target pasar S.I.A.P QRIS yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Sulsel. Dua pasar yang telah launching S.I.A.P QRIS adalah Pasar Mattirowalie Kabupaten Barru dan Pasar Sentral Palakka Kabupaten Bone.

Dengan adanya program ini, seluruh pedagang pasar yang ada diharapkan dapat mengedepankan transaksi non-tunai untuk efisiensi cash handling, risiko uang rusak dan kecurian.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

transaksi digital QRIS makassar sulsel
Editor : Miftahul Ulum
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top