Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

350 IKM Sulsel Akan Difasilitasi Sertifikat Halal Gratis Tahun Ini

Esensi dari industri halal yang dikembangkan ini diterjemahkan secara bahwa halal sudah menjadi satu kesatuan dengan higienitas (kebersihan).
Nugroho Nafika Kassa
Nugroho Nafika Kassa - Bisnis.com 18 Juni 2022  |  13:42 WIB
Ilustrasi koki mengolah makanan halal. - Antara/Muhammad Adimaja
Ilustrasi koki mengolah makanan halal. - Antara/Muhammad Adimaja

Bisnis.com, MAKASSAR - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) akan memfasilitasi sertikat halal gratis bagi industri kecil menengah (IKM). Rencananya ada 350 IKM di Sulsel yang akan disertifikasi halal tahun ini.

“Sebanyak 350 IKM kita akan disertifikasi halal tahun ini, merupakan bagian dari Program Sertifikasi Halal Gratis yang merupakan program prioritas,” kata Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Jumat (17/6/2022).

Pemprov Sulsel sebelumnya juga telah melakukan penyerahan Sertifikat Halal kepada 30 IKM pangan pada kegiatan Pembekalan Sertifikat Halal dan Penyerahan Sertifikat Halal di Hotel Grand Sayang Park Makassar belum lama ini.

Andi Sudirman juga turut menyaksikan penandatangan perjanjian kerja sama (PKS) antara Dinas Perindustrian Sulsel dan UPT Halal Center Universitas Muslim Indonesia (UMI).

Diketahui kegiatan tersebut diikuti IKM binaan Dinas Perindusterian Sulsel yang berkolaborasi dengan 24 kabupaten/kota dan tenant di Kawasan Khas Lego-lego Makassar.

Tujuannya untuk peningkatan kualitas dan kuantitas produk industri yang sesuai standar, meningkatkan kompetensi berstandarisasi dan meningkatnya IKM terstandardisasi.

“Esensi dari industri halal yang dikembangkan ini diterjemahkan secara bahwa halal sudah menjadi satu kesatuan dengan higienitas (kebersihan). Halalnya target pengembangan untuk profit dan keberkahan bagi untuk semua,” sebut Andi Sudirman.

Selain keberpihakan fasilitasi sertifikat halal gratis, Pemprov juga mendorong keberpihakan pada pemasaran produk IKM. Dia mendorong di antaranya fasilitasi desain kemasan produk agar dapat didistribusikan di mini market/super market. Demikian juga IKM yang telah mendapatkan sertifikat halal, produknya dapat dimasukan ke dalam E-katalog lokal untuk pemberdayaan IKM.

Andi Sudirman menganggap, peluang merebut pasar produk halal sangat besar, termasuk potensi industri halal dunia.

Sementara Kepala Dinas Perindustrian Sulsel Ahmadi Akil menyampaikan, kedepan pihaknya akan memfasilitasi beberapa kawasan kuliner sepanjang jalur jalan protokol Provinsi Sulsel.

“Antara lain, Pusat Kuliner Dange di Kabupaten Pangkep, Kuliner Jagung Rebus di Kabupaten Barru dan Kabupaten Takalar, Kuliner Aroepala di Jalan Hertasning dan Kuliner Pasar Segar di Kota Makassar,” ungkapnya.

Diketahui pada 2021 Pemprov Sulsel telah memfasilitasi pemberian sertifikat halal gratis kepada 100 IKM. Sehingga tahun ini akan ditingkatkan menjadi 350 IKM.

Pemprov Sulsel sebelumnya juga telah menerima penghargaan nasional Indonesia Halal Industry Award (IHYA) 2021 dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin) predikat Terbaik untuk kategori Best Halal Program Support. Pemprov mendukung program nasional dalam hal kehalalan industri dan pentingnya sertifikasi halal.

Program unggulan Sertifikasi Halal Gratis ini dengan keunggulan mulai dari proses pendaftaran dibantu penuh oleh klinik halal, verifikasi dokumen dibantu untuk pemenuhan syarat, pendampingan dimulai saat audit oleh lembaga pemeriksa halal/PPH sampai penerbitan BPJPH. Seluruh pembiayaan sertifikasi dibiayai oleh Pemprov Sulsel dan pembinaan berkesinambungan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

makassar sulsel sertifikasi halal produk halal
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Banner E-paper
To top