Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gempa Bumi M 6,1 Guncang Sulawesi Utara, Ini Penjelasan BMKG

Gempa bumi dengan magnitudo 6,1 guncang Sulawesi Utara pada Sabtu (22/1/2022).
Setyo Puji Santoso
Setyo Puji Santoso - Bisnis.com 22 Januari 2022  |  16:39 WIB
Ilustrasi seismograf. Alat ini merupakat perangkat yang mengukur dan mencatat gempa bumi. - Antara
Ilustrasi seismograf. Alat ini merupakat perangkat yang mengukur dan mencatat gempa bumi. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Gempa bumi dengan magnitudo 6,1 guncang wilayah Sulawesi Utara pada Sabtu (22/1/2022).

Berdasarkan keterangan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa yang terjadi sekitar pukul 09.26 WIB tersebut berada di 39 km tenggara Melonguane di Kepulauan Talaud pada kedalaman 12 km.

Selain itu, gempa susulan dengan magnitudo 4,8 kembali terjadi di 36 km Timur Laut Melonguane.

Kedalaman gempa berada di 53 km dan dirasakan hingga Kepulauan Talaud.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan, gempa yang terjadi di wilayah Sulut tersebut memicu kerusakan ringan.

"Hingga saat ini telah ada laporan dampak dari gempa bumi tersebut, yaitu kerusakan ringan antara lain terjadi di Gereja Jemaat Germita Ayalon Desa Pangeran, Pulau Kabaruan, Kepulauan Talaud," jelasnya dikutip dari Antara.

Kerusakan pada pemukiman warga juga terjadi di Manaida, Desa Panulan, Kecamatan Kebaruan, Kabupaten Talaud.

Menurutnya, gempa tersebut merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat deformasi lempeng laut Maluku.

Hasil pantauan BMKG sampai dengan pukul 11.30 WIB, tercatat adanya sembilan gempa susulan dengan magnitudo terbesar 4,5.

Meski demikian, dirinya memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Oleh karenanya, masyarakat diimbau tetap tenang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gempa
Editor : Setyo Puji Santoso

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Banner E-paper
To top