Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Penduduk Miskin Sulsel Turun, Begini Pergerakannya

Turunnya persentase angka penduduk miskin ini didominasi oleh penduduk di pedesaan.
Nugroho Nafika Kassa
Nugroho Nafika Kassa - Bisnis.com 17 Januari 2022  |  17:59 WIB
Petani berjalan di persawahan Desa Puca, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (8/1/2022). - Antara/Abriawan Abhe.
Petani berjalan di persawahan Desa Puca, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (8/1/2022). - Antara/Abriawan Abhe.

Bisnis.com, MAKASSAR - Penduduk miskin di Sulawesi Selatan berhasil diturunkan menjadi 8,53 persen pada September 2021. Angka ini turun 0,25 persen dari Maret 2021.

Dari data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan, Senin (17/1/2022), Ada penurunan 19.500 penduduk miskin dari rentang Maret-September 2021. Dari total 786.980 penduduk miskin pada Maret 2021, turun jadi 765.460 penduduk miskin di September 2021.

Angka ini juga menunjukkan tren positif jika dibandingkan September tahun sebelumnya. Pada September 2020, angka penduduk miskin di Sulsel mencapai 800.240 penduduk. Artinya kini ada penurunan sebesar 0,46 persen.

"Jumlah penduduk miskin pada September 2021 sebesar 765.460 orang, menurun 19.500 ribu orang terhadap Maret 2021, dan menurun 34.780 ribu orang terhadap September 2020," kata Kepala BPS Sulsel Suntono, Senin (17/1/2022).

Turunnya persentase angka penduduk miskin ini didominasi oleh penduduk di pedesaan. Berdasar data BPS, penduduk miskin di perkotaan justru mengalami kenaikan.

Persentase penduduk miskin perkotaan pada Maret 2021 sebesar 4,77 persen naik menjadi 4,89 persen pada September 2021. Sementara persentase penduduk miskin perdesaan pada Maret 2021 sebesar 12,05 persen, turun menjadi 11,55 persen pada September 2021.

Jika dibanding Maret 2021, jumlah penduduk miskin September 2021 perkotaan naik sebanyak 7300 orang (dari 191.500 orang pada Maret 2021 menjadi 198.840 orang pada September 2021).

Sementara pada periode yang sama jumlah penduduk miskin perdesaan turun sebanyak 26.900 orang (dari 593.480 orang pada Maret 2021 menjadi 566.620 orang pada September 2021).

Jika dilihat dari garis kemiskinan Sulsel pada September 2021, tercatat sebesar Rp384.455/kapita/bulan dengan komposisi garis kemiskinan makanan sebesar Rp287.467 (74,77 persen) dan garis kemiskinan bukan makanan sebesar Rp96.988 (25,23 persen).

"Pada September 2021, secara rata-rata rumah tangga miskin di Indonesia memiliki 4,79 orang anggota rumah tangga. Dengan demikian, besarnya garis kemiskinan per rumah tangga miskin secara rata-rata adalah sebesar Rp1.841.539/rumah tangga miskin/bulan," ungkap Suntono.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sulsel kemiskinan sulawesi selatan
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top