Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kejar Target PAD 2022, Pemkot Makassar Siap Digitalisasi Pajak

PAD dari pajak pada 2022 ditarget Rp1,6 triliun. Sementara dari retribusi hanya Rp400 miliar.
Nugroho Nafika Kassa
Nugroho Nafika Kassa - Bisnis.com 31 Desember 2021  |  19:52 WIB
Kejar Target PAD 2022, Pemkot Makassar Siap Digitalisasi Pajak
Ilustrasi. - Antara
Bagikan

Bisnis.com, MAKASSAR - Pemerintah Kota Makassar segera mendigitalisasi semua pembayaran pajak daerah di Makassar, Sulawesi Selatan. Tujuannya adalah capaian targer Pendapatan Asli Daerah (PAD) 2022 sebesar Rp2 triliun.

Target PAD Kota Makassar pada 2022 diketahui sebesar Rp2 triliun. Jumlah ini naik dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya yang hanya sebesar Rp1 triliun.

Plt Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar Firman Pagarra mengatakan PAD dari pajak pada 2022 ditarget Rp1,6 triliun. Sementara dari retribusi hanya Rp400 miliar. Oleh karena itu, digitalisasi pembayaran pajak akan dimassifkan.

Saat ini Firman mengatakan baru pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PPB) yang telah digitalisasi. Warga Makassar yang ingin membayar PBB bisa melakukannya melalui aplikasi Gojek dan Grab.

Ke depan, pembayaran pajak daerah lainnya seperti pajak air bawah tanah, Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), dan lainnya akan dibuat sama seperti pembayaran PBB ini.

"Sekarang sudah mulai mendigitalisasi PBB. Masyarakat sudah bisa membayar PBB di beberapa tempat seperti Gojek dan Grab. Jadi masyarakat tidak perlu lagi susah payah datang ke kantor untuk membayar PBB. Kita juga akan lakukan ke jenis pajak yang lain," ungkapnya, Jumat (31/12/2021).

Selain itu akan ada juga mengenai asesmen hotel dan restoran. Di Makassar, kedua tempat ini akan dipasangi CCTV untuk memantau jumlah transaksi para pengunjung.

"Restoran dan hotel di Makassar akan dipasangkan CCTV untuk memantau jumlah pengunjung. Jika kami merasa ada terjadi kejanggalan mengenai potensi dan beberapa yang harus mereka bayarkan, di sinilah kami akan menurunkan tim-tim untuk mengevaluasi potensi-potensi yang mereka miliki," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pajak makassar sulsel
Editor : Miftahul Ulum
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top