Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Suasana Penggerebekan di Tinumbu, Bantoala, Makassar

Penggerebekan yang tengah dilakukan kepolisian itu merupakan rumah kos milik Lukman. Lukman diketahui merupakan warga asli Tinumbu.
Wahyu Susanto
Wahyu Susanto - Bisnis.com 29 Maret 2021  |  11:53 WIB
Suasana pengamanan di  di Jl Tinumbu 1, Makassar. - Bisnis/Wahyu S.
Suasana pengamanan di di Jl Tinumbu 1, Makassar. - Bisnis/Wahyu S.

Bisnis.com, MAKASSAR - Tim Brimob Polda Sulsel bersama Tim Penjinak Bom, dan Tim Gegana Polda Sulsel melakukan penggerebekan di salah satu rumah di Jl Tinumbu 1, Kecamatan Bontoala, Makassar, Senin (29/3/2021).

Rumah tersebut diketahui milik pelaku bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar pada Minggu (28/3/2021) kemarin. Hal itu dibenarkan Babinsa Kecamatan Bontoala, Baharuddin yang ditemui di lokasi penggerebekan.

Ia mengungkapkan bahwa rumah tersebut milik Muhammad Lukman (25) alias L. Pelaku L diketahui adalah orang yang melakukan bom bunuh diri seperti dirilis Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo saat mengunjugi Gereja Katedral Makassar Minggu malam.

"Benar, ini rumahnya Muhammad Lukman (L). Usianya 25 tahun. Dia tinggal sekitar 50 meter dari kediaman orang tuanya," jelas Baharuddin.

Ia menambahkan penggerebekan yang tengah dilakukan kepolisian itu merupakan rumah kos milik Lukman. Lukman diketahui merupakan warga asli Tinumbu.

"Orang tuanya tinggal Hj Wahida, tinggal mama saja yang hidup. Tapi saya kurang tahu soal istrinya," jelasnya.

Hingga pukul 12.16 Wita, Polisi masih melakukan olah TKP dan meledakkan sejumlah barang-barang. Barang tersebut diduga bahan-bahan peracik bom.

Hanya saja, sampai berita ini diturunkan belum ada pernyataan resmi dari kepolisian. Aparat kemanan masih melakukan olah TKP di rumah Lukman.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

makassar sulsel teroris
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top