Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Vaksinasi di Daerah Kepulauan Sulsel Terkendala Cuaca Buruk

Proses Vaksinasi COVID-19 di Sulawesi Selatan khususnya di daerah pulau terpencil mengalami perlambatan karena terkendala cuaca ekstrem.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 09 Februari 2021  |  13:02 WIB
Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menjalani vaksinasi COVID-19 pada 14 Januari 2021 - Antara
Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menjalani vaksinasi COVID-19 pada 14 Januari 2021 - Antara

Bisnis.com, MAKASSAR - Proses Vaksinasi COVID-19 di Sulawesi Selatan khususnya di daerah pulau terpencil mengalami perlambatan karena terkendala cuaca ekstrem.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Sulsel dr Nurul AR, mengatakan, pihaknya kesulitan mendistribusikan vaksin ke pulau-pulau terluar di daerah itu.

"Penyaluran vaksin ke Kabupaten Selayar juga cukup sulit karena transportasi pengiriman vaksin memang menunggu kondisi cuaca membaik," ujarnya dikutip dari Antara, Selasa (9/2/2021).

Ia menjelaskan, meskipun mengalami kendala namun pihaknya akan terus berupaya agar program vaksinasi pada tahap pertama yang diprioritaskan kepada para tenaga kesehatan ini dapat rampung sesuai target.

Apalagi sesuai rencana atau target, pelaksanaan vaksinasi kepada masyarakat itu sudah harus selesai akhir 2021 atau awal 2022.

Untuk tahap pertama ditargetkan rampung pada minggu ketiga Februari. Selanjutnya masuk tahap 2 sampai April.Setelah itu baru fokus untuk masyarakat luar hingga awal 2022.

"Yang pasti semua harus mendapatkan vaksinasi. Jadi memang ada cakupan dan tahapan namun masyarakat pasti akan mendapatkan vaksin," jelasnya.

Berdasarkan data sejak 14 Januari hingga 6 Februari 2021, tenaga kesehatan yang telah tervaksin sudah mencapai 28.219 nakes atau sebesar 47,35 persen.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sulsel

Sumber : Antara

Editor : Amri Nur Rahmat

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top