Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kluster Perkantoran Dominasi Kasus Covid-19 di Sulsel

Selain kluster tersebut, juga khawatir terhadap kluster libur akhir tahun dan menjelang pergantian tahun.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 24 November 2020  |  08:10 WIB
Tata cara memakai masker baik dan benar -  Freepik
Tata cara memakai masker baik dan benar - Freepik

Bisnis.com, MAKASSAR - Kluster perkantoran dan keluarga mendominasi peningkatan kasus Covid-19 di Sulawesi Selatan, khususnya pada Kota Makassar.

Pakar Epideomologi FKM Universitas Hasanuddin, Prof Ridwan Amiruddin mengemukakan tracing (penelusuran) dan testing berbasis institusi harus digenjot untuk menjangkau orang-orang yang berpotensi tertular melalui pendekatan yang masif.

"Menurut Pemkot, (testing dan tracing di kantor) sudah berlangsung. Tapi sekarang masuk ke fase kedua untuk lebih menggencarkan tracing," ujarnya di Makassar seperti dikutip dari Antara, Selasa (24/11/2020).

Prof Ridwan menyebutkan bahwa masih ada sekitar 7000 yang suspek Covid-19 di Kota Makassar, karena itu sangat penting melakukan pendekatan langsung pada institusi.

"Kalau ada ASN yang terinfeksi maka keluarganya akan disisir, karena kalau terpapar di institusinya pasti dia bawa ke rumahnya," ujarnya.

Selain kluster tersebut, Ketua Tim Konsultan Penanganan Covid-19 Sulsel ini juga khawatir terhadap kluster libur akhir tahun dan menjelang pergantian tahun.

Saat ini, kata dia, kluster libur panjang pada Oktober lalu sudah terlihat. Akibatnya angka positivity rate yang sebelumnya di angka 3 persen, sekarang naik menjadi 11 persen.

"Satu pekan terakhir ada kecenderungan meningkat sedikit, meski tidak terlalu signifikan. Itu akumulasi dari liburan yang panjang, akumulasi kluster keluarga, dan kantor," katanya.*

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

makassar sulsel Virus Corona

Sumber : Antara

Editor : Amri Nur Rahmat
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top