Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Bendungan Kuwil Bisa Memaksimalkan Sejumlah Potensi di Minahasa Utara

Pembangunan bendungan menelan anggaran sekitar Rp1,4 triliun.
Gubernur Olly Dondokambey (ketiga kanan) foto bersama pejabat jajaran Balai Sungai wilayah Sulawesi I dan Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara saat meninjau Bendungan Kuwil-Kawangkoan, Kamis (13/8/2020)./Antara-Karel A Polakitan
Gubernur Olly Dondokambey (ketiga kanan) foto bersama pejabat jajaran Balai Sungai wilayah Sulawesi I dan Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara saat meninjau Bendungan Kuwil-Kawangkoan, Kamis (13/8/2020)./Antara-Karel A Polakitan

Bisnis.com, MANADO - Gubernur Olly Dondokambey menyebutkan, pembangunan Bendungan Kuwil-Kawangkoan di Kabupaten Minahasa Utara akan memberikan manfaat besar bagi Sulut.

"Banyak manfaat yang bisa didapat ketika bendungan ini difungsikan," sebut Gubernur Olly saat meninjau pembangunan bendungan itu, Kamis (13/8/2020).

Potensi Bendungan Kuwil Kawangkoan yang mampu memberikan dampak besar bagi masyarakat Sulut, kata Gubernur, menjadikan bendungan ini sebagai salah satu proyek strategis/program pembangunan 49 bendungan baru Kementerian PUPR.

Pembangunan bendungan yang salah satu fungsinya diharapkan mampu mengendalikan banjir di Kota Manado ini menelan anggaran sekitar Rp1,4 triliun.

Kepala Balai Sungai Wilayah Sulawesi I, Bastari menerangkan bahwa pembangunan bendungan terus dipacu dan diperkirakan selesai pada tahun 2021.

“Saat ini pengerjaannya sudah mencapai 75 persen,” ujarnya.

Selain melihat langsung pembangunan bendungan tersebut, Gubernur Olly juga meletakkan batu pertama taman wisata budaya waruga.

Pembangunan taman wisata budaya waruga yang berada dalam areal pembangunan Bendungan Kuwil itu dianggarkan sebesar Rp33 miliar.

Pembangunannya berada di atas lahan seluas 3,1 hektare dan terdapat 87 makam batu dan diharapkan ke depan menopang pembangunan daerah di sektor kebudayaan dan penunjang sektor pariwisata.

“Kawasan ini memang sejak awal akan dijadikan daerah wisata budaya karena torang (kita) tidak boleh melupakan identitas budaya. Generasi kita nanti tetap melihat bagaimana kejayaan Sulut di masa lalu,” kata Olly.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel


Penulis : Newswire
Editor : Miftahul Ulum
Sumber : Antara
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper

Terpopuler