Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Akses Masuk ke Makassar Dibatasi, Begini Implementasi di Hari Pertama

Pengetatan masuk Makassar diatur melalui Perwali Nomor 36/2020 tentang Penanganan Pencegahan Covid-19.
Andini Ristyaningrum
Andini Ristyaningrum - Bisnis.com 13 Juli 2020  |  16:27 WIB
Pemeriksaan surat bebas Covid-19 oleh tim gugus tugas Covid-19 dan petugas gabungan di perbatasan Maros-Makassar bagi pengendara yang hendak masuk ke Makassar, Senin (13/7 - 2020).
Pemeriksaan surat bebas Covid-19 oleh tim gugus tugas Covid-19 dan petugas gabungan di perbatasan Maros-Makassar bagi pengendara yang hendak masuk ke Makassar, Senin (13/7 - 2020).

Bisnis.com, MAKASSAR - Akses keluar masuk Makassar yang mensyaratkan surat bebas Covid-19 mulai dimplemantasikan, Senin (13/7/2020).

Penjabat Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin menjelaskan ada toleransi bagi masyarakat yang belum memenuhi syarat dalam Perwali tersebut.

"Hari pertama ini kita masih relartif soft. Yang kita lihat tidak pakai masker kita berikan masker. Kita data bagi yang tidak lengkap berkasnya. Lalu, kita peringatkan bahwa besok harus wajib lengkap semuanya," jelas Rudy, Senin (13/7/2020).

Pengetatan masuk Makassar diatur melalui Perwali Nomor 36/2020 tentang Penanganan Pencegahan Covid-19. Ada ketentuan di dalamnya keharusan memiliki surat bebas Covid-19 bila hendak masuk Makassar.

Rudy juga mengapresiasi masyarakat lainnya yang mulai sadar dengan aturan yang telah diberlakukan.

Sementara kelemahan pengetatan akses masuk yang muncul antara lain antrean pemeriksaan kelengkapan pengendara. "Titik-titik pemeriksaan juga akan disebar, sehingga kita bisa bagi agar proses arus kendaraan bisa lebih cepat," jelasnya.

Kepala Satpol PP Makassar Iman Hud menjelaskan saat ini pemeriksaan akses masuk Makassar dilakukan dengan pembangunan pos di delapan titik. Di antaranya, pos perbatasan Maros-Makassar jalur simpang lima bandara, pos Tamanlenrea-Pamanjengan, pos Manggala Tamangapa-Gowa.

Selanjutnya pos perbatasan Makassar-Gowa, pos perbatasan Rapocini-Aroepala, pos perbatasan Barombong-Gowa, pos perbatasan Hertasning-Gowa, dan pos perbatasan penyebrangan kayu bangkoa.

"Personel yang dilibatkan sebanyak 7. 950 terdiri dari gabungan TNI/Polri, Dinas Kesehatan, Satpol PP, Dinas Perhubungan, camat, lurah dan tokoh masyarakat," jelas Iman.

Kendati masih diberi toleransi dalam penerapan Perwali 36 ini, namun Iman memastikan masyarakat yang melanggar tetap diberikan sanksi sosial. Bentuknya push up hingga jalan jongkok.

"Ada juga pengendara yang langsung di rapid rest dan swab. Itu bagi pengendara yang suhu badannya terdeteksi di atas 38 derajat celcius," jelasnya. (K36)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

makassar sulsel
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top