Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

ABK Dilarang Turun, Kapal Perintis di Sangihe Beroperasi Normal

Pelayaran kapal perintis di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, masih tetap normal berjalan sesuai dengan jadwal di tengah pandemi virus corona Covid-19.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 25 April 2020  |  15:57 WIB
Kapal perintis bersandar di Pelabuhan Tahuna, Sangihe, Sulawesi Utara. - Antara
Kapal perintis bersandar di Pelabuhan Tahuna, Sangihe, Sulawesi Utara. - Antara

Bisnis.com, TAHUNA – Pelayaran kapal perintis di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, masih tetap normal berjalan sesuai dengan jadwal di tengah pandemi virus corona Covid-19.

Kepala Kantor Unit Pelaksana Pelabuhan (KUPP) Tahuna Kabupaten Sangihe Mocodompis Muhaling mengatakan sampai saat ini, jadwal pelayaran kapal perintis di wilayah itu normal. Menurut dia, pihak kantor pelabuhan Tahuna baru memberlakukan larangan bagi anak buah kapal untuk turun ke darat.

"Kami hanya melarang setiap anak buah kapal untuk turun beradaptasi dengan masyarakat termasuk ABK perintis," ungkapnya di Tahuna, ibu kota Kabupaten Sangihe, pada Sabtu (25/4/2020).

Kehadiran kapal perintis di Kepulauan Sangihe dan Talaud serta Sitaro sangat diperlukan untuk mengangkut logistik. "Sebagai daerah kepulauan, transportasi laut seperti kapal perintis sangat dibutuhkan untuk mengangkut logistik."

Dia mengemukakan kalau pun jadwal kapal terlambat, itu disebabkan oleh kendala teknis yang tidak bisa dihindari.

Sementara untuk kapal penumpang jurusan Tahuna-Manado tetap ada sekalipun jadwal pelayaran sudah berkurang.

"Kalau kapal laut Tahuna-Manado pulang pergi baik malam maupun pagi sudah tidak lagi setiap hari, karena penumpang juga sudah berkurang, sehingga pihak perusahaan kapal mengatur jadwal pelayaran kapal," tutur Muhaling.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona kapal perintis Sangihe

Sumber : Antara

Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top