14 Rumah Sakit di Sulsel Dapat Bantuan APD

APD tersebut rencananya akan didistribusikan ke 14 rumah sakit yang ada di Sulawesi yang akan digunakan para tim medis dalam menangani pasien Covid-19. Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Andi Sumagerukka mengatakan 2.000 APD tersebut merupakan bantuan yang diberikan untuk tahap pertama.
Andini Ristyaningrum
Andini Ristyaningrum - Bisnis.com 25 Maret 2020  |  22:39 WIB
14 Rumah Sakit di Sulsel Dapat Bantuan APD
Bantuan APD yang diserahkan oleh BNPB kepada Kodam XIV Hasanuddin pada Rabu (25/3/2020). APD tersebut rencananya akan disalurkan ke 14 rumah sakit di wilayah Sulawesi - Istimewa

Bisnis.com, MAKASSAR - Pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mulai menyalurkan bantuan alat pelindung diri (APD) untuk wilayah Sulawesi. Bantuan tersebut diserahkan melalui Kodam XIV Hasanuddin pada Rabu (25/3/2020).

APD tersebut rencananya akan didistribusikan ke 14 rumah sakit yang ada di Sulawesi yang akan digunakan para tim medis dalam menangani pasien Covid-19. Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Andi Sumagerukka mengatakan 2.000 APD tersebut merupakan bantuan yang diberikan untuk tahap pertama.

"APD itu akan dibagikan ke rumah sakit yang menjadi rujukan untuk penanganan pasien Covid-19. Untuk Sulsel ada 11 rumah sakit, Sulbar satu rumah sakit, dan Sulawesi Tenggara dua rumah sakit," ungkap Andi Sumagerukka.

Selain dibagikan ke rumah sakit, APD juga akan didistribusikan untuk gudang Kesehatan Kodam dan Dinas Kesehatan sebagai cadangan. Masing-masing 250 lembar dan 100 lembar APD.

Sementara untuk rumah sakit dengan rincian yakni RSUP Wahidin Sudirohusodo 250 lembar, RS Unhas 50 lembar, RS Pelamonia 500 lembar, RS Bhayangkara 100 lembar, RSUD Salewangang Maros 100 pembar, RS Tajuddin Chalid 50 lembar, RS Labuang Baji 50 lembar, RSU Sinjai 50 lembar, RSU Lakipadada 50 lembar, RST Parepare 50 lembar, RST Bone 50 lembar, RS Mamuju 100 lembar, RST Kendari 100 lembar, dan RA Bahteramas 100 lembar.

Sebelumnya, tim medis di Sulsel memang mengalami kekurangan APD. Padahal jumlah pasien Covid-19 terus mengalami peningkatan, baik yang berstatus orang dalam pengawasan (ODP) maupun pasien dalam pengawasan (PDP). Termasuk jumlah pasien positif Covid-19 yang melonjak drastis di Sulsel.

"Untuk APD memang sempat kekurangan. Untuk pengadaannya tidak bisa sekaligus. Olehnya itu kita lakukan secara berangsur," ungkap Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Sulsel Husni Thamrin.

Husni menyatakan, pengadaan APD saat ini diprioritaskan untuk rumah sakit rujukan yang paling banyak menerima pasien berstatus orang dalam pengawasan (ODP) maupun pasien dalam pengawasan (PDP).

Merujuk pada data Dinas Kesehatan Sulsel, pasien Covid-19 di Sulsel hingga hari ini terus meningkat. Hingga pukul 20.26 Wita tercatat kumlah ODP mencapai 158 orang, PDP sebanyak 89 orang, dan positif Covid-19 sebanyak 13 orang. (k36)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Virus Corona

Editor : Amri Nur Rahmat
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top