Sulsel Siapkan Tiga Laboratorium Kesehatan Pendeteksi Covid-19

Saat ini sebanyak tiga laboratorium kesehatan yang mulai dipersiapkan untuk bisa melakukan tes spesimen pengecekan Covid-19.
Andini Ristyaningrum
Andini Ristyaningrum - Bisnis.com 24 Maret 2020  |  09:23 WIB
Sulsel Siapkan Tiga Laboratorium Kesehatan Pendeteksi Covid-19
Ilustrasi virus corona - istimewa

Bisnis.com, MAKASSAR - Pemerintah Provinsi Sulsel sudah menyiapkan sejumlah langkah preventif untuk mencegah semakin meluasnya penyebaran virus Corona atau Covid-19 di wilayah tersebut. Saat ini sebanyak tiga laboratorium kesehatan yang mulai dipersiapkan untuk bisa melakukan tes spesimen pengecekan Covid-19.

Kepala Bidang Pelayanan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel Husni Thamrin menyatakan ketiga laboratorium tersebut yakni Balai Laboratorium Kesehatan Kemenkes RI di Makassar, Laboratorium RSUP Wahidin Sudirohusodo dan Laboratorium RS Universitas Hasanuddin.

"Pak Gubernur Nurdin Abdullah dan stakeholder terkait saat ini tengah mengupayakan peralatan dan izin dari Kementerian Kesehatan untuk ketiga laboratorium tersebut," ungkap Husni pada video conference yang digelar Senin (23/3/2020).

Ia menjelaskan, paling lambat penambahan alat kesehatan akan dioperasikan pada dua atau tiga hari ke depan. Diharapkan laboratorium tersebut bisa segera mendapatkan izin untuk melakukan pengetesan sampel darah (spesimen) pasien sendiri.

Sebab jika harus menunggu hasil tes dari Laboratorium Kesehatan Kementerian Kesehatan di Jakarta, membutuhkan waktu hingga lima hari untuk mendapatkan hasil tes pasien yang telah melakukan pemeriksaan sampel darah.

"Intinya Sulsel sudah bisa melakukan tes sendiri," kata Husni.

Sebelumnya, Gubenur Sulsel Nurdin Abdullah juga telah menyampaikan perihal kesiapan Sulsel untuk megoprasikan laboratorium kesehatan yang dinilai sudah mumpuni untuk melakukan tes spesimen pengecekan Covid-19. Hanya saja belum ada legitimasi dari pemerintah pusat untuk pengoperasiannya.

"Kita sudah punya alat kesehatannya hanya butuh penambahan. Di Sulsel juga banyak ahli patologi yang berkompeten. Kita minta diberi kewenangan untuk melakukan pengecekan sendiri," ungkap Nurdin.

Di Sulsel sendiri hingga Senin pukul 10.00 Wita, tercatat ada 115 orang dalam pengawasan (ODP), 29 pasien dalam pengawasan (PDP). Sementara ada dua pasien positif, yang mana salah satu pasien telah meninggal dan satu lainnya masih dalam perawatan di salah satu rumah sakit rujukan pasien Covid-19. (k36)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Virus Corona

Editor : Amri Nur Rahmat
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top