Waspada Corona, Truk Pengangkut Tabung LPG Disemprot Cairan Disinfektan

Selain itu, armada pengangkut tabung LPG juga harus disterilkan untuk mencegah Covid-19 menyebar luas ke masyarakat melalui media tersebut.
Sitti Hamdana R
Sitti Hamdana R - Bisnis.com 23 Maret 2020  |  21:15 WIB
Waspada Corona, Truk Pengangkut Tabung LPG Disemprot Cairan Disinfektan
Ruangan salah satu agen penyalur LPG disemprot cairan disinfektan - Istimewa

Bisnis.com, MAKASSAR - Pertamina Marketing Operation Region (MOR) VII melakukan penyemprotan disinfektan di salah satu lembaga penyaluran Agen LPG di Kabupaten Takalar.

Adapaun area yang disemprot diantaranya pusat aktifitas seperti gudang LPG dan kantor agen, serta armada pengangkut tabung.

Tujuan dari penyemprotan cairan disinfektan ini adalah untuk menghilangkan COVID-19 yang mungkin ada sehingga resiko terpapar virus di tempat kerja menjadi berkurang.

Selain itu, armada pengangkut tabung LPG juga harus disterilkan untuk mencegah Covid-19 menyebar luas ke masyarakat melalui media tersebut.

Unit Manager Communication & CSR Pertamina MOR VII, Hatim Ilwan, menjelaskan bahwa Pertamina mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi dalam upaya mencegah penyebaran COVID-19.

"Penyemprotan cairan disinfektan ini dimaksudkan agar tidak ada pekerja yang terpapar COVID-19 di ruang kerja maupun tersebarnya COVID-19 dari armada pengangkut LPG," ujar Hatim, Senin (23/3/2020).

Dengan semakin banyaknya kasus penyebaran COVID-19 di Sulawesi Selatan, khususnya Makassar, Pertamina semakin sigap melakukan langkah antisipasi agar COVID-19 tidak semakin meluas dan menjangkiti pekerja maupun masyarakat sekitar.

Secara khusus, masih menurut Hatim, pihaknya telah mengimbau kepada seluruh lembaga penyalur LPG untuk meningkatkan kewaspadaan sekaligus melakukan langkah-langkah antisipasi terkait penyebaran Covid-19 ini.

Salah satu yang sudah diterapkan misalnya di SPBE Patra Trading Makassar yang menyemprotkan disinfektan kepada seluruh agen dan tamu yang memasuki area operasinya. "Harapan kami semoga dapat diikuti oleh yang lainnya," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Virus Corona

Editor : Amri Nur Rahmat
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top