PDP Virus Corona di Sulut Jadi 13 Orang. Spesimen Dikirim 15 Maret, Hasil belum Ada

Jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) virus corona atau Covid-19 di Sulawesi Utara bertambah menjadi 13 orang per Senin (23/3/2020).
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 23 Maret 2020  |  20:19 WIB
PDP Virus Corona di Sulut Jadi 13 Orang. Spesimen Dikirim 15 Maret, Hasil belum Ada
RSUP Prof. Dr. R.D.Kandou, Kota Manado. Foto: Google Maps

Bisnis.com, MANADO - Jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) virus corona atau Covid-19 di Sulawesi Utara bertambah menjadi 13 orang per Senin (23/3/2020).

Jumlah tersebut meningkat dua orang dibandingkan data sehari sebelumnya. Juru Bicara Satgas Covid-19 Provinsi Sulawesi Utara Steaven Dandel mengatakan dua orang PDP baru tersebut tidak berkaitan dengan PDP sebelumnya.

"Tidak ada kaitan dengan PDP yang lama. Sebagian mereka dari ODP karena dia pelaku perjalan. Kan dia harus pelaku perjalanan dengan gejala ringan dulu ditetapkan sebagai ODP. Sakitnya memberat baru PDP," ujar Steaven di Kantor Dinas Kesehatan Pemprov Sulut, Senin (23/3/2020).

Pasien yang baru ditetapkan sebagai PDP itu, kata Steaven, dalam kondisi stabil dengan tingkat kesakitan sedang.

Sementara itu, saat ini Dinas Kesehatan Sulut masih menunggu hasil tes laboratorium seluruh PDP yang tengah menjalani prosedur isolasi.

"Hasil laboratorium yang kami kirimkan sejak tanggal 15 sampai dengan hari ini belum ada hasilnya," kata Steaven.

Adapun jumlah orang dalam pemantauan (ODP) di Sulut sudah mencapai 249 orang. Sedangkan pasien terkonfirmasi positif corona masih tercatat satu orang.

ODP merupakan orang yang belum menunjukkan gejala sakit, namun sempat bepergian ke negara episentrum Covid-19 sehingga perlu dilakukan pemantauan.

Sedangkan PDP adalah orang yang sudah menunjukkan gejala terjangkit Covid-19, seperti mengalami demam, batuk, pilek, dan sesak napas.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
sulut, Virus Corona, covid-19

Editor : Sutarno
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top