Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Gubernur Olly: Diskon Tiket Pesawat Diharapkan Dorong Wisatawan Nusantara

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara mengharapkan potongan harga atau diskon tiket pesawat dapat mendorong kunjungan wisatawan nusantara di tengah terhentinya sementara aliran turis asing, khususnya asal China.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 10 Februari 2020  |  17:25 WIB
Ilustrasi - Bisnis
Ilustrasi - Bisnis

Bisnis.com, MANADO— Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara mengharapkan potongan harga atau diskon tiket pesawat dapat mendorong kunjungan wisatawan nusantara di tengah terhentinya sementara aliran turis asing, khususnya asal China.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) terus memutar otak untuk menggerakkan industri pariwisata setelah penundaan atau penutupan sementara sejumlah penerbangan langsung dari China ke Manado. Keputusan itu harus diambil untuk mencegah penyebaran virus corona ke Indonesia, khususnya Bumi Nyiur Melambai.

Di tengah kondisi itu, sejumlah kebijakan ditempuh untuk menggenjot kunjungan wisatawan domestik atau nusantara. Salah satunya lewat potongan harga tiket pesawat untuk tujuan ke Bandara Sam Ratulangi, Kota Manado, Sulawesi Utara.

“Kami mengharapkan diskon tiket bisa mendorong turis nusantara untuk mengisi kekosongan wisatawan mancanegara [wisman],” ujar Gubernur Sulut Utara Olly Dondokambey kepada Bisnis, Senin (10/2/2020).

Secara terpisah, Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven Kandouw mengungkapkan bahwa Gubernur Sulut melobi pemerintah pusat agar industri pariwisata Bumi Nyiur Melambai tidak anjlok karena kunjungan turis China dihentikan sementara. Menurutnya, mulai pekan ini tarif tiket pesawat dari semua jurusan ke Manado akan diberikan diskon hingga 50 persen.

“Ini perjuangan dan komitmen saya dan Gubernur untuk terus berjuang bagi kesejahteraan rakyat,” jelasnya.

Sebagai catatan, Pemprov Sulut mengumumkan menunda sejumlah penerbangan langsung dari China ke Manado pada 28 Januari 2020. Langkah itu ditempuh setelah melalui pertimbangan teknis dan koordinasi dengan pemerintah pusat.

Keputusan penundaan penerbangan langsung bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Hal itu diklaim menjadi langkah tegas Pemprov Sulut dalam mencegah kemungkinan merebaknya virus corona.

Adapun, kebijakan penundaan penerbangan langsung itu berlaku hingga batas yang tidak ditentukan namun mengacu kepada perkembangan kondisi ke depan.

Selain diskon tiket pesawat, Pemprov Sulut sebelumnya mengungkapkan juga telah melobi agar pelaksanaan sejumlah agenda berskala nasional dan internasional berlangsung di Bumi Nyiur Melambai. Hasilnya, dua agenda bertaraf internasional rencananya akan digelar di Kota Manado pada April 2020.

Selain agenda berskala internasional, sejumlah kegiatan pertemuan tingkat nasional juga akan digelar di Sulut pada 2020. Salah satunya pertemuan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) seluruh Indonesia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sulut
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top