Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Atasi Masalah Sampah, Pemkot Manado Operasikan Alat Pembakaran

Pemerintah Kota Manado mengoperasikan alat pembakaran sampah atau insinerator di Kelurahan Malendeng, Kota Manado, Sulawesi Utara, untuk menekan permasalahan sampah di wilayah tersebut.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 07 Februari 2020  |  12:20 WIB
Ilustrasi - Antara
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com,MANADO— Pemerintah Kota Manado mengoperasikan alat pembakaran sampah atau insinerator di Kelurahan Malendeng, Kota Manado, Sulawesi Utara, untuk menekan permasalahan sampah di wilayah tersebut.

Wali Kota Kota Manado GS Vicky Lumentut mengungkapkan berbagai upaya dilakukan untuk menekan permasalahan sampah di wilayahnya. Menurutnya, tempat pembuangan akhir (TPA) Sumompo saat ini sudah tidak layak menjadi tempat pembuangan sampah.

Vicky mengatakan permasalahan sampah sementara diatasi dengan insinerator sesuai dengan persyaratan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) di atas 1.000 derajat Celcius agar aman bagi lingkungan. Langkah itu diambil sambil menunggu TPA Regional Iloilo, di Minahasa Utara, selesai dibangun lalu dioperasikan.

Dia mengungkapkan alat pembakaran sampah di Kelurahan Malendeng sudah beroperasi mulai, Kamis (6/2/2020) malam. Dengan demikian, warga di Kecamatan Paal Dua, Kota Manado, tidak lagi membuang sampah ke TPA Sumompo.

“Pembuangan sampah diselesaikan melalui alat pembakaran sampah dengan temperatur insinerator di atas 1.000 derajat Celcius jadi aman terhadap lingkungan,” jelasnya dalam siaran pers yang dikutip, Jumat (7/2/2020).

Vicky mengajak jajaranya untuk menjadi Manado sebagai kota bersih. Selain itu,  pihaknya mengingatkan peran masyarakat dengan mengelola sampah rumah tangga secara mandiri dengan tidak membuang sembarangan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sulut
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top