Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pemprov Sulsel Bina Montir Perakit Pesawat asal Pinrang

Penemuan Chaerul merupakan prestasi dan kreasi anak muda Sulsel. Kendati demikian, Nurdin mengatakan Chaerul masih perlu diberikan pembinaan agar bisa lebih terukur dalam menerbangkan pesawat buatannya.
Andini Ristyaningrum
Andini Ristyaningrum - Bisnis.com 17 Januari 2020  |  21:03 WIB
Khaerul montir pembuat pesawat asal Kabupaten Pinrang (baju putih) bertemu secara khusus dengan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, Jumat (17/1 - 2020).
Khaerul montir pembuat pesawat asal Kabupaten Pinrang (baju putih) bertemu secara khusus dengan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, Jumat (17/1 - 2020).

Bisnis.com, MAKASSAR -- Pemprov Sulsel berencana bakal membina Chaerul, montir asal Kabupaten Pinrang yang berhasil merakit pesawat dan menerbangkannya.

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah menyampaikan kekagumannya pada Chaerul yang berhasil menerbangkan pesawatnya di atas ketinggian 5-10 meter.

Penemuan Chaerul merupakan prestasi dan kreasi anak muda Sulsel.  Kendati demikian, Nurdin mengatakan Chaerul masih perlu diberikan pembinaan agar bisa lebih terukur dalam menerbangkan pesawat buatannya.

"Ini adalah kreasi yang luar biasa, tapi masih tetap harus di bina agar konsep aeroplane itu bisa divalidasi," kata Nurdin saat menemui Chaerul di Hotel Claro Makassar, Jumat (17/1/2020).

Nurdin menjelaskan, dalam membuat dan menerbangkan pesawat tidak hanya berbekal skill tapi juga harus menggunakan hitungan matematis dengan jelas, misalnya ketinggian jarak terbang. Karenanya, melalui pembinaan yang akan diberikan Chaerul diharap bisa mendalami sistem pembuatan pesawat.

Chaerul yang berprofesi sebagai montir tak menyangka kerja kerasnya kini membuahkan hasil. Pesawat yang dirakitnya akhirnya bisa mengudara setelah lima kali gagal dalam uji coba.

Keberhasilannya ini pun menuai decak kagum dari banyak pihak. Apalagi Haerul sama sekali tidak memiliki latar belakang soal penerbangan. Dia hanya sempat mengenyam pendidikan hingga kelas 5 SD.

"Sejak dulu saya memanh suka hal-hal soal penerbangan. Tapi belum pernah sama sekali naik pesawat terbang. Itulah yang menginspirasi saya untuk merakit pesawat," terang Charul.

Pria kelahiran 31 Desember 1985 itu  menjelaskan pembuatan pesawat itu merupakan kedua kalinya. Pada 2002 lalu, dia juga pernah mencoba merakit pesawat helikopter namun tak berhasil. Karenanya ia berharap adanya dukungan atas pencapaian yang dilakukannya kini.

Dari sisi biaya, secara total dana yang dikeluarkan selama membuat pesawat itu kurang lebih Rp30 juta. Untuk menerbangkannya, Haerul hanya menggunakan BBM premium.

"Saya berharap pesawat hasil rakitan saya ini mendapat dukungan dan bisa dikembangkan untuk kemudian diproduksi," kata Chaerul.

Sebelum menemui Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, Chaerul juga bertemu dengan Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman di rumah jabatannya di Jalan Yusuf Daeng Ngawing.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pesawat terbang sulsel
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top