Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Masyarakat Sulut Diminta Waspadai Cuaca Ekstrem

Saat ini, sebagian besar daerah di Sulawesi Utara (Sulut) sudah memasuki musim penghujan. 
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 29 Desember 2019  |  13:02 WIB
Ilustrasi cuaca ekstrem. - ANTARA/Dedhez Anggara
Ilustrasi cuaca ekstrem. - ANTARA/Dedhez Anggara

Bisnis.com, MANADO — Masyarakat Sulawesi Utara diimbau untuk mewaspadai cuaca ekstrem sejalan dengan musim penghujan yang terjadi di sebagian besar wilayah Bumi Nyiur Melambai.

Pelaksana harian (Plh) Kepala Data dan Informasi Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado Farid Mufti menjelaskan saat ini, sebagian besar daerah di Sulawesi Utara (Sulut) sudah memasuki musim penghujan. 

Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk mewaspadai kejadian cuaca ekstrem berupa hujan lebat dan kilat disertai angin kencang yang umumnya terjadi menjelang siang hingga sore hari.

“Bagi masyarakat nelayan, perlu diwaspadai gelombang laut ketinggian 1,25–2,5 meter di perairan Sulut khususnya Talaud dan Sangihe yang berada dekat dengan laut lepas Samudra Pasifik,” ujarnya kepada Bisnis, Minggu (29/12/2019).

Di sisi lain, Farid mengatakan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membuka posko mandiri dan bersinergi bersama instansi terkait seperti Pemerintah Kota (Pemkot), bandar udara (Bandara), dan  pelabuhan selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru). 

Adapun masyarakat yang membutuhkan info pelayanan posko dapat mengakses media resmi BMKG seperti laman resmi, Facebook, dan Whatsapp.

Berdasarkan prakiraan cuaca transportasi darat Sulut yang dirilis BMKG, cuaca di sejumlah kota dan kabupaten diprediksi berawan pada Minggu (29/12) pukul 11.00—14.00 WITA. Untuk Kota Manado dan Kota Tomohon, diperkirakan cerah berawan sedangkan Kota Bitung dan Tondano diprediksi berawan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

cuaca ekstrem
Editor : Annisa Margrit
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top