Sintesa Peninsula Hotel Manado Optimalkan Pasar Lokal

Sintesa Peninsula Hotel Manado menggenjot kunjungan tamu hotel dari pasar lokal atau wilayah Sulawesi Utara untuk mengerek tingkat okupansi atau penghunian kamar.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 07 November 2019  |  16:52 WIB
Sintesa Peninsula Hotel Manado Optimalkan Pasar Lokal
General Manager Sintesa Peninsula Hotel Manado I Putu Anom Dharmaya - Istimewa

Bisnis.com, MANADO— Sintesa Peninsula Hotel Manado menggenjot kunjungan tamu hotel dari pasar lokal atau wilayah Sulawesi Utara untuk mengerek tingkat okupansi atau penghunian kamar.

General Manager Sintesa Peninsula Hotel Manado I Putu Anom Dharmaya mengungkapkan saat ini sulit untuk mengharapkan kedatangan tamu hotel dari luar Sulawesi Utara (Sulut). Kondisi itu disebabkan kenaikan harga tiket pesawat.

Di tengah kondisi itu, Dharmaya menyebut pihaknya berupaya menggaet tamu hotel dari sekitar wilayah Sulut. Salah satunya memaksimalkan kunjungan atau penyelenggaraan kegiatan kedinasan setempat.

Selain itu, dia mengungkapkan kegiatan perayaan masyarakat juga berupaya digaet untuk menggunakan layanan hotel. Pihaknya menangkap peluang dari acara seperti syukuran, pernikahan, dan ulang tahun.

Tidak berhenti disitu, Dharmaya menuturkan pihaknya juga menangkap peluang dari geliat penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah di Sulut pada 2020. Menurutnya, beberapa kegiatan seperti lobi-lobi dapat ditangkap sebagai peluang untuk menambah kunjungan tamu hotel.

“Jadi fokusnya memanfaatkan pasar lokal untuk meningkatkan okupansi,” ujarnya, Kamis (7/11/2019).

Untuk menambah daya tarik, Sintesa Peninsula Hotel Manado menyiapkan sejumlah acara. Salah satunya lewat agenda perayaan malam pergantian tahun.

“Kami manjakan masyarakat Sulut khususnya Manado untuk menghabiskan malam tahun baru di wilayah sendiri,” imbuhnya.

Secara umum, dia menggambarkan tingkat okupansi hotel bintang 4 hingga 5 di Manado sekitar 70%. Namun, posisi itu menurutnya lebih rendah dibandingkan dengan tahun lalu.

Penyebab turunnya okupansi salah satunya karena kenaikan harga tiket pesawat yang terjadi tahun ini. Selain itu, kericuhan yang terjadi pasca Pemilihan Umum (Pemilu) beberapa waktu lalu turut mempengaruhi kunjungan tamu hotel.

“Banyak tamu hotel dari domestik yang membatalkan kunjungan karena ada kericuhan pasca Pemilu 2019 kemarin. Padahal, di Manado sebenarnya kondisi aman-aman saja,” jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
hotel, manado

Editor : Akhirul Anwar
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top