Pemprov Gorontalo dan UNDP Kerja Sama Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Badan Perencanaan, Penelitian dan Pembangunan Daerah (BAPPPEDA) Provinsi Gorontalo bersama United Nation Development Program (UNDP) membuat program Petani Berjaya sebagai upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Ilman A. Sudarwan
Ilman A. Sudarwan - Bisnis.com 28 Agustus 2019  |  18:43 WIB
Pemprov Gorontalo dan UNDP Kerja Sama Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, MANADO – Badan Perencanaan, Penelitian dan Pembangunan Daerah (BAPPPEDA) Provinsi Gorontalo bersama United Nation Development Program (UNDP) membuat program Petani Berjaya sebagai upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Kepala Bapppeda Provinsi Gorontalo Budiyanto Sidiki mengatakan, desain program ini akan diimplementasikan pada lahan jagung seluas 105 hektare di Kabupaten Gorontalo. Hal ini merupakan upaya untu mencapai beberapa target dalam sustainable development goals (SDGs) dari PBB.

“Tujuan dari program ini kita ingin mengimplementasikan beberapa goals di dalam SDGs atau tujuan pembangunan berkelanjutan khususnya dalam upaya menurunkan angka kemiskinan dengan meningkatkan pendapatan sebagian besar masyarakat Gorontalo yang berprofesi sebagai petani,” katanya, dikutip dari siaran pers, Rabu (28/8/2019)

Budiyanto mengutarakan, desain program Petani Berjaya dibangun dengan pola kemitraan antara UNDP dengan iGrow yang menggandeng PT. Agrindo. Dalam skema ini, iGrow akan memberikan pembiayaan kepada petani sekaligus memberikan kepastian pasar terhadap hasil produksi.

“Skema pembiayaannya bukan pinjaman dan tanpa bunga. Pola kemitraan ini kami uji terlebih dahulu di lahan 105 hektar yang menjadi semacam laboratorium awal untuk melihat proses bisnis yang dilakukan oleh iGrow dan PT. Agrindo,” imbuhnya.

PT. Agrindo dan iGrow sebagai mitra Pemprov Gorontalo juga menyatakan akan berupaya menciptakan hilirisasi produk jagung di Provinsi Gorontalo.

“Seandainya kemitraan ini bisa berkembang dengan luasan yang cukup memadai, iGrow dan PT. Agrindo berkomitmen untuk membangun industri pakan di Gorontalo. Kami sangat berharap ini bisa direalisasikan untuk meningkatkan nilai tambah bagi petani,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim mengatakan, pihaknya menyambut positif program ini. Menurutnya hal ini akan mendukung program unggulan Pemprov Gorontalo dalam meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan petani.

Idris mengharapkan program ini dapat sepenuhnya membantu petani sepanjang proses produksi, dalam proses penggarapan lahan, penyediaan bibit berkualitas, hingga membantu akses terhadap peningkatan modal para petani.

“Saya sangat berterima kasih kepada UNDP, iGrow dan PT. Agrindo yang telah mengimplementasikan program Petani Berjaya ini. Tapi sayang baru 105 hektare, mudah-mudahan ke depan bisa meningkat lagi bahkan hingga 50 ribu hektar,” harap Idris.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
jagung, gorontalo, SDGs

Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top