Sidak Command Center, Wagub Sulut Soroti Medsos dan Pekerja Bolos

Pemerintah Provinsi Sulut mendorong peran Command Center Kantor Gubernur dalam mensosialisasikan kegiatan pemerintah daerah
Ilman A. Sudarwan
Ilman A. Sudarwan - Bisnis.com 12 Agustus 2019  |  21:32 WIB
Sidak Command Center, Wagub Sulut Soroti Medsos dan Pekerja Bolos
Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Steven Kandouw - www.sulutprov.go.id

Bisnis.com, MANADO – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara mendorong peran Command Center Kantor Gubernur dalam menyosialisasikan kegiatan pemerintah daerah.

Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven Kandouw menyampaikan hal itu kepada Kepala Dinas Komunikasi, Informatika Persandian Dan Statistik Sulut Jeti Pulu saat melakukan sidak ke Ruang Command Center Kantor Gubernur, Senin (12/8/2019).

“Mesti masuk jaringan medsos apa saja yang harus disampaikan. Capaian juga harus disosialisasikan ke publik, supaya masyarakat tahu apa yang kami lakukan,” katanya, dikutip dari siaran pers.

Di samping itu, dia juga mengingatkan Diskominfo agar lebih proaktif menyampaikan kebutuhan yang diperlukan Command Center. Dia mengatakan, apabila hal itu disampaikan secara jelas maka dapat difasilitasi melalui alokasi belanja pemerintah.

“Apa-apa kendala yang kurang dimasukkan dan jangan hanya diam. Utamanya software di medsos. Karena akan di masukkan di APBD-P,” ujarnya.

Dia mengatakan bahwa Pemprov Sulut menargetkan semua kantor di lingkup pemerintah daerah Sulut sudah bisa berkomunikasi lewat IT pada akhir tahun ini.

“Kita targetkan akhir tahun ini semua sudah terkoneksi internet. Sebab, dari segi penampilan, command center kita yang paling bagus.”

Dalam kunjungannya itu, Steven juga memberi peringatan kepada para Tenaga Harian Lepas (THL) yang sengaja memboloskan diri. Dia mengatakan, Diskominfo harus tegas terhadap THL yang berlaku seperti itu.

“Ganti THL yang tak becus kerja. Jangan hanya mengaku mampu, tapi tidak bisa kerja. Tak dilarang angkat THL, tapi fungsinya jelas dan mampu mengoperasikan sistemnya. Jangan hanya faktor kedekatan namun tak mengerti apa-apa dimasukkan jadi THL,” katanya.

Dia juga mengatakan bahwa Diskominfo harus berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk pengangkatan ataupun pergantian THL. Saat ini diketahui ada enam orang THL yang bekerja di Command Center Kantor Gubernur.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
sulut

Editor : Akhirul Anwar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top