Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Telah Ditetapkan Kemenpar, Event F8 di Makassar Batal Digelar

Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar Kamelia Tantu mengatakan bahwa F8 tidak jadi dilaksanakan lantaran Pemerintah Kota Makassar yang saat ini dipimpin Iqbal Suhaeb, sedang melakukan rasionalisasi dan optimalisasi anggaran belanja daerah.
Sitti Hamdana R
Sitti Hamdana R - Bisnis.com 15 Juli 2019  |  22:55 WIB
Ilustrasi - Kota Makassar, Sulawesi Selatan pada waktu senja. - Bisnis/Istimewa
Ilustrasi - Kota Makassar, Sulawesi Selatan pada waktu senja. - Bisnis/Istimewa

Bisnis.com, MAKASSAR – Gelaran Makassar International Eight Festival and Forum atau F8 tahun ini batal dilaksanakan kendati telah ditetapkan oleh Kementrian Pariwisata sebagai salah satu event dalam South Sulawesi Calender of Event Wonderful 2019.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar Kamelia Tantu mengatakan bahwa F8 tidak jadi dilaksanakan lantaran Pemerintah Kota Makassar yang saat ini dipimpin Iqbal Suhaeb, sedang melakukan rasionalisasi dan optimalisasi anggaran belanja daerah.

“Anggaran untuk salah satu program kami yaitu F8 akan dialihkan, jadi penyelenggaraannya ditunda dulu. Ini sesuai pertimbangan dan arahan bapak [penjabat] wali kota,” terang Kamelia, Senin (15/7/2019).

Lanjutnya, anggaran sebesar Rp3,8 miliar yang disiapkan untuk menggelar F8 tersebut, rencananya akan dialihkan untuk melaksanakan program yang lebih prioritas.

F8 yang digagas Pemkot Makassar saat dipimpin Ramdhan Pomanto tersebut menyuguhkan fusion music, fashion, film, fine art, fiction writers & font, food & fruit, folk, serta flora dan fauna. Selain dalam negeri, peserta forum F8 juga datang dari berbagai negara seperti Amerika Serikat, Italia, Spanyol, dan negara-negara di Asia.

Pada penyelenggaraan ketiga kalinya pada 2018, F8 disebut dikunjungi sekitar 1,9 juta pengunjung dari target 1,5 juta dan dengan catatan transaksi sekitar Rp21 miliar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

makassar pariwisata
Editor : M. Taufikul Basari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top