Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Djarum Siap Beli Cengkih Sulut

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menyatakan bahwa PT Djarum siap membeli cengkih dari para petani Sulawesi Utara pada penen raya tahun ini dengan harga yang layak.
Ilman A. Sudarwan
Ilman A. Sudarwan - Bisnis.com 25 Juni 2019  |  19:44 WIB
Ilustrasi bunga cengkih. - Antara/Akbar Tado
Ilustrasi bunga cengkih. - Antara/Akbar Tado

Bisnis.com, MANADO—Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menyatakan bahwa PT Djarum siap membeli cengkih dari para petani Sulawesi Utara pada penen raya tahun ini dengan harga yang layak.

Sekretaris Daerah Provinsi Sulut Edwin Silangen mengatakan Djarum akan membeli cengkih dengan harga Rp85.000 per kilogram. Dia menjelaskan tidak semua cengkih akan dibeli dengan harga yang sama, harga tadi hanya untuk cengkih dengan kadar air 13 persen.

“Kesediaan PT Djarum menyerap sebagian besar komoditi yang sering disebut 'emas cokelat' ini dengan harga layak menjadi kabar baik bagi petani di Sulut. Dengan hitungan tersebut diharapkan petani bisa memperoleh untung yang cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya,” katanya, dikutip dari siaran pers, Selasa (25/6/2019).

Dia menyambut baik kesediaan Djarum untuk membeli cengkih Sulut. Menurutnya, hal ini juga tidak lepas dari upaya Gubernur Sulut Olly Dondokambey yang berupaya mendatangkan pembeli guna mengintervensi harga cengkih yang saat ini melemah.

“Melemahnya harga jual cengkih merupakan pengaruh dari hukum pasar. Artinya, saat produksi meningkat dan permintaan menurun, harganya pun terdampak ikut melemah,” ujarnya.

Saat ini, lanjutnya, mengatakan bahwa kebutuhan cengkih secara nasional mencapai sekitar 120.000 ton. Adapun, luas lahan cengkih yang ada di Sulut mencapai 50.000 hektare.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sulut petani cengkih
Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top