Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Polda Gorontalo Sita 5,3 Ton Miras Selama Operasi Ketupat 2019

Sebanyak 5,3 ton minuman keras di sita di Kota berjuluk Serambi Madinah.
Ilman A. Sudarwan
Ilman A. Sudarwan - Bisnis.com 13 Juni 2019  |  20:13 WIB
Operator alat berat memusnahkan ribuan minuman keras ilegal. - Antara/Muhammad Adimaja
Operator alat berat memusnahkan ribuan minuman keras ilegal. - Antara/Muhammad Adimaja

Bisnis.com, MANADO — Kepolisian Daerah Gorontalo menyita 5,3 ton minuman keras selama Operasi Ketupat 2019.

Kepala Kepolisian Daerah Gorontalo Brigjenpol Rachmat Fudail menyebut jumlah miras sitaan yang cukup tinggi ini menunjukkan konsumsi miras di daerah masih tinggi.

“Sesuai dengan arahan dari bapak gubernur kepada kita Forkopimda tentang masih maraknya peredaran miras di Gorontalo. Kemarin menjelang [berakhirnya] operasi [ketupat] kita menangkap hampir 5,3 ton miras,” ungkapnya dikutip dari siaran pers, Kamis (13/6/2019).

Dia menegaskan bahwa Polda Gorontalo akan kembali menggelar operasi miras secara besar-besaran. Dia meminta anggota kepolisian untuk tidak terlibat melindungi dan mendukung peredaran miras, narkoba, dan prostitusi.

“Saya mohon kepada rekan rekan sekalian baik kepolisian maupun TNI, kita tidak boleh berada di belakang itu semua. Kita harus komitmen, kita wujudkan bahwa Gorontalo ada Serambi Madinah,” ujarnya.

Keseriusan Polda Gorontalo itu juga disambut positif oleh Pemerintah Provinsi Gorontalo. Gubernur Gorontalo Rusli Habibie kembali menyampaikan komitmennya untuk memerangi miras di daerahnya. Dia menyebut semua pihak punya komitmen yang sama untuk itu.

“Tolong kalian [media] punya jejaring di mana-mana. Tolong sebarkan bahwa Pemprov Gorontalo sudah punya satu sikap untuk perang terhadap miras. Baik itu pengedarnya, penjualnya, dan yang mengkonsumsinya,” tuturnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gorontalo miras
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top