Festival Takabonerate Masuk Calender of Event Wonderful Indonesia

Festival Takabonerate masuk dalam Calender of Event Wonderful Indonesia Kementerian Pariwisata RI, menambah daftar agenda wisata skala nasional di Sulawesi Selatan.
Andini Ristyaningrum
Andini Ristyaningrum - Bisnis.com 26 April 2019  |  20:02 WIB
Festival Takabonerate Masuk Calender of Event Wonderful Indonesia
Phinisi. - boatbuildingindonesia.com

Bisnis.com, MAKASSAR – Festival Takabonerate masuk dalam Calender of Event Wonderful Indonesia Kementerian Pariwisata RI, menambah daftar agenda wisata skala nasional di Sulawesi Selatan.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kementerian Pariwisata, Rizki Handayani Mustafa memaparkan, Festival Takabonerate menggenapkan jumlah event wisata di Sulsel yang masuk dalam agenda wisata nasional.

"Pada 2018 lalu hanya ada tiga event pada Calendar of Event (CoE) Sulsel, di antaranya Eight Festival (F8) Makassar, Toraja International Festival atau yang lebih dikenal dengan Lovely Toraja, dan Festival Pinisi. Sekarang sudah ada Festival Takabonerate dan semuanya masuk 100 Wonderful Event 2019," kata Rizki, Jumat (26/4/2019).

Keempat event wisata Sulsel Sulsel tersebut mengandung unsur kreatif (creative), kental budaya (cultural), layak secara bisnis (comercial), komunikatif (communication), dan disokong komitmen kuat (commitment).

Selain itu lanjut Rizki, pariwisata di Sulsel juga didukung unsur 3A yakni atraksi, amenitas, dan aksesibilitas.

"Untuk konektivitas misalnya, penerbangan ke Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, tahun ini mulai dikembangkan peningkatan daya tampung penumpangnya. Saat ini sebanyak 13,5 juta, dan ditargetkan akan mencapai 15,5 juta penumpang," jelas Rizki.

Sementara, untuk Festival Takabonerate yang akan digelar di Kabupaten Selayar, wisatawan tak lagi khawatir dengan aksesibilitas menuju lokasi kepulauan itu. Bandara Aroepala di Kabupaten Selayar dinilai berpotensi untuk menunjang kunjungan wisatawan.

Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah menjelaskan potensi wisata wilayahnya cukup baik ditunjang dengan pengembangan daya tarik di daerah lain. Misalnya saja untuk event F8 yang digelar di Kota Makassar, wisatawan bisa meneruskan ke destinasi wisata sekitar. Salah satunya, kawasan Karst yang membentang di Kabupaten Maros-Pangkep.

"Ini sudah menjadi Taman Nasional Geopark. Bisa menjadi daya tarik bagi wisatawan. Karena itu maki terus memaksimalkan promosi pariwisata di kawasan itu," ungkap Nurdin.

Untuk Festival Pinisi yang digelar di Kabupaten Bulukumba, Nurdin menyebut, seni pembuatan perahu Pinisi sudah diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Tak Benda, juga Festival Takabonerate yang didukung dengan ditetapkannya Kabupaten Selayar sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pariwisata.

"Karena itu dengan masuknya keempat event tersebut pada Calender of Event Wonderful Indonesia kami berharap bisa meningkatkan kunjungan wisatawan ke Sulsel, utamanya wisman," tutur Nurdin.

Merujuk pada data Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel, jumlah kunjunganl wisatawan mancanegara (wisman) ke Sulsel 1.406 orang. Jumlah tersebut belum memenuhi target kunjungan wisman yanh diproyeksi mencapai 250.000 orang.

Adapun agenda penyelenggaraan Festival Pinisi di Kabupaten Bulukumba rencananya akan digelar pada 12-15 September 2019, Eight Festival (F8) di Kota Makassar pada 4-8 Sept 2019.

Toraja International Festival atau Lovely Toraja di Kabupaten Toraja Utara digelar pada 19-21 Juli 2019, dan Festival Takabonerate di Kabupaten Selayar akan digelar pada 24-28 Oktober 2019. (k36)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
sulawesi selatan

Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top