Qlue Hadir di Makassar, Permudah Aduan Masyarakat ke Pemerintah

Akhir Mei 2019 warga Makassar akan dapat memanfaatkan aplikasi Qlue yang merupakan platform pelaporan masalah perkotaan.
Qlue Hadir di Makassar, Permudah Aduan Masyarakat ke Pemerintah Sitti Hamdana R | 24 April 2019 20:21 WIB
Qlue Hadir di Makassar, Permudah Aduan Masyarakat ke Pemerintah
Aplikasi Qlue - Istimewa

Bisnis.com, MAKASSAR Akhir Mei 2019 warga Makassar akan dapat memanfaatkan aplikasi Qlue yang merupakan platform pelaporan masalah perkotaan.

Manajemen Qlue telah meneken Memorandum of Understanding (MoU) dengan Pemerintah Kota Makassar agar aduan-aduan masyarakat bisa langsung ditindak lanjuti oleh pihak terkait.

Founder dan CEO Qlue, Rama Raditya, mengatakan bahwa dengan platform Qlue, pemerintah semakin cepat dalam menerima laporan warga serta melihat potensi permasalahan yang ada di kota tersebut dalam satu dasbor.

Semua data yang terkumpul dalam dasbor akan memudahkan pemerintah dalam memformulasikan kebijakan bagi pembangunan daerahnya.

"Melalui aplikasi Qlue, masyarakat bisa mengadukan seperti sampah yang berserakan, parkir liar, papan reklame liar, banjir, dan permasalahan kota lainnya. Apalagi aplikasi ini sangat mudah digunakan berbagai kalangan," ujarnya.

Qlue sebagai inovasi teknologi karya anak negeri mendorong para warga untuk menggunakan aplikasi Qlue dan menjadi smart citizen. Warga yang cerdas merupakan kunci dalam pengembangan smart city dan memberikan kontribusi mendukung perubahan positif pembangunan kota melalui aplikasi Qlue.

"Sejak awal berdiri, Qlue mengambil inisiatif untuk terus memperkenalkan smart city solution kepada publik, dan meningkatkan partisipasi warga guna mendorong perubahan pelayanan publik agar lebih transparan dan akuntabel. Kami membangun sebuah platform dalam bentuk dasbor yang dapat menampilkan keluhan warga sehingga pemerintah mempunyai data real-time dan lokasi untuk memetakan berbagai keluhan dan masukan dari warganya," jelas Rama.

Public Relation dan Marketing Communication Qlue, Iwan Kurniawan, menjelaskan bahwa selain Makassar, secara bersamaan Smart City melalui Platform Qlue juga diterapkan di Kupang dan Bandung serta didukung dana hibah dari GSM Asociation (GSMA).

Paparnya, Qlue memilih Makassar, Bandung, dan Kupang sebagai tiga proyek smart city GSMA karena kota-kota ini telah memiliki infrastruktur IT memadai serta komitmen yang kuat dari pemerintah daerah, begitu pula masyarakatnya yang cenderung melek teknologi.

Saat ini user Qlue mencapai lebih dari 700 ribu yang tersebar di seluruh Indonesia. Dengan adanya program GSMA ini, Qlue menargetkan user akan meningkat 125 ribu user baru di tiga kota ini.

Saat ini, Qlue telah menjadi perusahaan ekosistem smart city terbesar di Indonesia, dengan lebih dari 50 institusi negara dan swasta multi-industri telah menggunakan solusi teknologi dari Qlue, mulai dari pemerintahan pusat dan daerah, BUMN, penegak hukum, real-estate, transportasi umum, hingga manufaktur.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
makassar, smart city

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top