Sulut Dinobatkan Sebagai 'The Rising Star' Pariwisata Indonesia

Provinsi Sulawesi Utara dinobatkan sebagai The Rising Star sektor pariwisata Indonesia karena mampu mendorong pertumbuhan kinerja pariwisata yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
Ilman A. Sudarwan
Ilman A. Sudarwan - Bisnis.com 23 April 2019  |  16:55 WIB
Sulut Dinobatkan Sebagai 'The Rising Star' Pariwisata Indonesia
Ilustrasi - Jibiphoto

Bisnis.com, MANADO—Provinsi Sulawesi Utara dinobatkan sebagai The Rising Star sektor pariwisata Indonesia karena mampu mendorong pertumbuhan kinerja pariwisata yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan pariwisata Sulawesi Utara khususnya Kota Manado memiliki pertumbuhan tertinggi. Dalam 4 tahun terakhir, pertumbuhan sektor pariwisata tercatat sebesar 6 kali lipat atau 600% sehingga layak mendapat penghargaan sebagai The Rising Star.

“Penghargaan sebagai The Rising Star ini akan diberikan pada event Jakarta Marketing Week pada 25 April 2019,” kata Arief selepas meluncurkan Calender of Event Sulut 2019 di Jakarta, Senin malam (22/4/2019), dikutip dari siaran pers, Selasa (23/4/2019).

Arief juga menjelaskan, wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Sulut, khususnya ke Manado dan Bitung pada 2015 tercatat sebanyak 20.000 orang dan pada 2016 meningkat menjadi 40.000. Kemudian, pada 2017 dan 2018 total wisman tercatat masing-masing 80.000 dan 120.000 orang.

“Dalam 4 tahun kunjungan wisman ke Sulut meningkat 6 kali lipat. Begitu juga pergerakan wisatawan Nusantara (wisnus) dari sekitar 2 juta menjadi 4 juta atau dua kali lipat, Dua ratus persen , padahal di daerah lain hanya sekitar 5 persen—10 persen,” tutur Arief.

Arief mengatakan, CEO Commitment dari pimpinan daerah (gubernur, bupati, dan walikota) menjadi salah satu kunci keberhasilan Sulut dalam mengembangkan sektor pariwisata. Sulut kini memiliki tiga gelaran unggulan yang masuk dalam 100 Wonderful Event 2019.

Sementara Sekda Provinsi Sulut Edwin Silangen mengatakan, tahun ini Sulut mengelar 14 event unggulan di 15 kota dan kabupaten.

“Kami berterima kasih tahun ini Kemenpar memasukan 3 event yakni Festival Pesona Bunaken, Tomohon International Flower Festival, dan Festival Pesona Selat Lembeh dalam kalender nasional 100 Wonderful Event 2019,” kata Edwin.

Tujuan launching Calender of Event (CoE) Sulut 2019, seperti disampaikan Edwin Silangen yakni untuk mempromosikan dan meningkatkan kunjungan wisatawan Nusantara (wisnus) dan wisatawan mancanegara (wisman) ke Sulut yang tahun 2017 lalu mencapai 1.866.000 wisnus dan 79.377 wisman.

Sulut memiliki produk wisata utama sebagai destinasi wisata bahari, terutama Bunaken sebagai marine tourism kelas dunia dan sudah menjadi ikon pariwisata Kota Manado.

Selain itu, destinasi wisata budaya dan ekowisata antara lain KSPN (Kawasan Strategis Pariwisata Nasional) Tomohon–Tondano dan sekitarnya, Bunaken dan sekitarnya, serta Bitung-Lembeh dan sekitarnya.

Tiga event unggulan Sulut yang masuk dalam 100 CoE WI 2019 yakni Festival Pesona Bunaken yang akan berlangsung di Manado pada 26-29 Juli 2019. Festival ini merupakan bentuk upaya melestarikan sumber daya alam bawah laut dan seni budaya di Pulau Bunaken.

Hal itu diharapkan dapat memberikan jaminan keberlangsungan pariwisata setempat serta meningkatkan kunjungan wisatawan yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Pulau Bunaken merupakan bagian dari kota administratif Manado.

Sementara itu event Tomohon International Flower Festival akan berlangsung di Kota Tomohon pada 7-12 Agustus 2019. Event tahunan ini menampilkan kendaraan hias yang didekorasi menggunakan bunga khas Kota Tomohon dan daerah lainnya dalam berbagai bentuk dan variasi sesuai karakteristik masing-masing peserta.

Adapun, event Festival Pesona Selat Lembeh akan berlangsung di Satkamla, Kecamatan Aertembaga Kota Bitung, pada 6-10 Oktober 2019. Acara festival budaya ini dimeriahkan sailing pass; lomba kapal hias, festival kuliner, pentas seni dan budaya, colar plantation, 10 K, dan thanksgiving.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pariwisata, bunaken, sulut

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top