Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Neraca Perdagangan Luar Negeri Sultra Surplus di Awal Tahun

Neraca perdagangan Sultra pada Januari-Februari 2019 ini surplus 5,45 juta dolar AS.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 01 April 2019  |  15:40 WIB
Neraca Perdagangan Luar Negeri Sultra Surplus di Awal Tahun
Suasana pulau Bokori terlihat dari udara, di kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Rabu (19/12/2018). - JIBI/Paulus Tandi Bone
Bagikan

Bisnis.com, KENDARI – Nilai ekspor Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Februari 2019 tercatat 87,64 juta dolar Amerika Serikat atau turun 19,38 persen dibanding ekspor Januari 2019 yang mencapai 108,71 juta dolar.

Sementara, volume ekspor Februari 2019 tercatat 980,10 ribu ton atau turun sebesar 16,74 persen dibanding ekspor Januari 2019 yang tercatat 1.177,14 ribu ton.

Kepala BPS Sultra, Moh Edy Mahmud di Kendari, Senin (1/4/2019) mengungkapkan, total ekspor Sulawesi Tenggara selama Januari-Februari 2019 mencapai 2.157,24 ribu ton atau senilai 87,64 juta dolar AS.

Nilai impor Sulawesi Tenggara pada Februari 2019 tercatat US$51,76 juta atau mengalami kenaikan sebesar 70,10 persen dibanding impor Januari 2018 yang tercatat 30,43 juta dolar AS.

Sementara volume impor Februari 2019 tercatat 184,51 ribu ton atau mengalami kenaikan sebesar 373,22 persen dibanding impor Januari 2019 yang tercatat 38,99 ribu ton, dengan demikian, total impor Sulawesi Tenggara Januari-Februari 2019 mencapai 223,50 ribu ton atau senilai 82,19 juta dolar AS.

Bila dibandingkan nilai ekspor Januari-Februari 2019 sebesar 87,64 juta dolar AS dengan impor periode sama 82,19 juta dolar AS, maka neraca perdagangan provinsi ini surplus 5,45 juta dolar AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sulawesi tenggara

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top