Sasar Kepulauan Spermonde, Kas Keliling BI Sulsel Siapkan Rp2 Miliar

Bank Indonesia Kantor Perwakilan Sulsel kembali membuka layanan kas keliling. Kali ini BI Sulsel menyasar kawasan Kepulauan Spermonde dengan menyediakan uang tunai sebanyak Rp2 miliar untuk melayani penukaran.
Andini Ristyaningrum | 28 November 2018 14:23 WIB
Panorama indah di Kepulauan Spermonde - indonesia.travel

Bisnis.com, MAKASSAR -- Bank Indonesia Kantor Perwakilan Sulsel kembali membuka layanan kas keliling. Kali ini BI Sulsel menyasar kawasan Kepulauan Spermonde dengan menyediakan uang tunai sebanyak Rp2 miliar untuk melayani penukaran.

Kepala Unit Pengelolaan Uang Rupiah (PUR) BI Sulsel Agus Indrajayanto mengatakan, Ekspedisi Kas Keliling BI Sulsel akan melayani layanan penukaran uang di lima pulau yaitu Pulau Sarappo Lompo, Podangpodang, Samatellu Lompo, Karanrang, dan Laiyam.

"Kas keliling yang digelar di kepulauan ini sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap uang rupiah,"kata Indra, Rabu (28/11/2018).

Dipaparkan Indra, kegiatan ini merupakan yang kedua kalinya digelar selama 2018 dengan menyasar kawasan kepulauan. Selain penukaran uang, BI Sulsel juga melakukan sosialisasi terkait peran BI sebagai bank sentral.

Menurut Indra, kegiatan ini dilakukan di kepulauan sebab minimnya layanan perbankan di sana. Untuk mengoptimalkan peran sebagai bank sentral, BI Sulsel terus berupaya untuk meningkatkan layanan kepada masyarakat.

"Dalam kegiatan ini, masyarakat bisa menukar uang rusak, uang cacat, dan penukaran uang pecahan kecil. Semua pecahan uang kertas kami siapkan, mulai dari Rp100 ribu hingga Rp1.000," jelas Indra.

Kegiatan ini diikuti oleh sejumlah tim Bank Indonesia dari beberapa daerah, tak hanya dari Sulsel tetapi juga BI Jakarta, Bali, dan Manokwari. Bekerjasama dengan TNI AU Lantamal VI Ekspedisi Kas Keliling BI Sulsel ini digelar selama enam hari pada 28 November hingga 3 Desember 2018.

Kepulauan Spermonde adalah kepulauan di selat Makassar dengan gugusan karang yang menawan.

Tag : bank indonesia, penukaran uang
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top