Sempat Padam Total, Kelistrikan Sulselbar Pulih 77 Persen

Hingga Jumat (16/11/2018) tengah malam, PLN sudah memulihkan suplai listrik sebesar 77 persen pascapadam total (black out) pada Kamis (14/11/2018) pukul 15.21 Wita.
Newswire | 17 November 2018 01:38 WIB
Pekerja memasang jaringan kabel ke tower milik PT PLN yang akan dialiri listrik dari PLTU IPP 3 Kendari, di Desa Pousu Jaya, Konda, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, Rabu (7/11/2018). - Antara/Jojon

Bisnis.com, PALU – General Manager PLN Unit Induk Wilayah Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat (Sulselbar) Bambang Yusuf mengatakan hingga Jumat (16/11/2018) tengah malam pihaknya sudah memulihkan suplai listrik sebesar 77 persen pascapadam total (black out) pada Kamis (14/11/2018) pukul 15.21 Wita.

Sampai dengan malam ini (16/11) pasokan daya ke sistem kelistrikan Sulbagsel sudah mencapai 756,7 MW. Artinya proses penormalan sudah mencapai 77 persen.

"Saat ini kita mendapat tambahan daya dari PLTU Jeneponto Unit #2 sebesar 100,2 MW dan PLTU Jeneponto Unit #3 80 MW sehingga masyarakat mendapat tambahan pasokan listrik," katanya kepada Antara Palu lewat pesan whatsapp dari Makassar, Jumat tengah malam.

Dia menjelaskan pada pukul 23.12 akan ada satu pembangkit lagi akan masuk sistem menyusul satu unit lagi yang masih sedang 'firing' atau proses penghidupan mesin dan pengintegrasiannya ke sistem Sulbagsel.

Proses penambahan daya dari dua pembangkit itu diperkirakan akan selesai Sabtu dinihari sekitar pukul 03.00 Wita.

Setelah kedua unit pembangkit ini sudah sinkron, kata Bambang, selanjutnya akan dibebani secara bertahap dan bila sudah maksimal, di situ baru suplai listrik bisa pulih penuh.

Khusus PLTA Sulwana Poso yang menghasilkan listrik hampir 200 MW, kini sudah memasok dayanya ke sistem kelistrikan Sulbagsel sebanyak 80 MW.

"Sekali lagi kami memohon doa dari segenap masyarakat agar sistem dapat kembali normal 100 persen," kata Bambang.

Black out listrik yang menyebabkan distribusi listrik ke tiga provinsi yakni Sulsel, Sulbar, Sulteng padam total pada Kamis (14/11) sekitar pukul 15.30 Wita terjadi jaringan SUTT antara Palopo-Makale, Sulsel, disambar petir.

Pemadaman massal tersebut mengganggu banyak aktivitas pemerintahan, bisnis, dan sosial kemasyarakatan.

Di Kota Palu misalnya, hampir semua koran harian tidak terbit pada Jumat karena tidak ada listrik untuk mencetak koran.

Sumber : Antara

Tag : PLN, listrik
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top