Gempa Palu : Layanan 4G Telkomsel Berangsur Pulih

Oleh: Amri Nur Rahmat 30 September 2018 | 20:38 WIB
Gempa Palu : Layanan 4G Telkomsel Berangsur Pulih
Teknisi Telkomsel/JIBI-Rachman

Bisnis.com, MAKASSAR - Jaringan seluler berbasis 4G dari Telkomsel secara berangsur kini telah bisa diakses oleh pelanggan di wilayah yang terdampak gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah.

Sekedar diketahui, sejak Jumat (30/9/2018) jaringan telekomunikasi seluler pada tiga kabupaten/kota di Sulteng yakni Palu, Donggala, Parigi Muotong dan sekitarnya lumpuh total lantaran terbatasnya pasokan daya listrik serta terputusnya optik fiber.

GM External Corporate Communications Telkomsel Denny Abidin mengatakan mengklaim layanan berbasis 4G sudah mulai pulih dan bisa diakses oleh seluruh pelanggan maupun menunjang kegiatan kemanusiaan pascagempa dan tsunami di Palu, Donggala, Parigi dan sekitarnya.

“Saat ini layanan komunikasi SMS dan suara sudah normal, sedangkan layanan data 4G juga sudah berangsur pulih di beberapa wilayah, termasuk Poso, Donggala, Luwuk, Toli-Toli, Buol, Pasangkayu dan Tondo yang juga terkena dampak gempa," katanya dalam rilis, Minggu (30/9/2018).

Pada sisi lain, perusahaan juga membuka posko untuk pencarian keluarga yang hilang, dapur umum serta memberikan fasilitas telepon dan SMS gratis di posko GraPARI Palu.

Selain itu, Telkomsel melalui Area Pamasuka telah mengerahkan tim Siaga Bencana Telkomsel Emergency Response & Recovery Activity (Terra) untuk pendirian posko darurat serta percepatan pemulihan layanan jaringan telekomunikasi.”
 
“Sebagai operator yang memiliki cakupan terluas di Sulawei Tengah, kami terus berupaya maksimal untuk memulihkan jaringan di wilayah-wilayah yang terkena bencana. Untuk itu, tim kami bergerak cepat dalam waktu kurang dari 24 jam memobilisasi genset untuk catuan daya serta memasang mobile BTS," kata Denny.

Dia melanjutkan, pihaknya membuka posko untuk pencarian keluarga yang hilang dan dapur umum di depan GraPARI Palu.

Telkomsel juga menyampaikan turut berduka atas bencana gempa dan tsunami yang terjadi serta meminta maaf atas ketidaknyamanan yang muncul akibat terganggunya layanan telekomunikasi.

Serangkaian upaya dari Telkomsel itu diapresiasi oleh sejumlah pihak termasuk manajemen Harian Bisnis Indonesia.

"Kami mendukung upaya keras dan cepat Telkomsel utk memulihkan jaringan di Palu dan Sulawesi Tengah pasca bencana gempa dan  tsunami. Semoga membantu kelancaran dalam mengkomunikasikan penanganan darurat bencana di Sulteng," ujar Direktur Pemberitaan Harian Bisnis Indonesia Arif Budisusilo.

Sebagai informasi, beberapa kabupaten/kota di Sulteng diguncang gempa dengan magnitude 7,7 SR kemudian data ini dimutakhirkan dan gempa ditetapkan berkekuatan 7,4 SR. Gempa itu kemudian memicu gelombang tsunami yang meluluhlantakkan wilayah pesisir Sulteng, yakni Palu, Donggala dan sekitarnya.

Kepala Pusat Informasi dan Komunikasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho menyampaikan jumlah korban meninggal dunia akibat gempa yang disusul tsunami di Palu dan Donggala menjadi 832 orang, ratusan luka-luka. Kemudian sebanyak 16.732 orang mengungsi di 24 titik di daerah tersebut.

"Hingga hari ini [30/9/2018] pukul 13.00 WIB, meskipun komunikasi masih terputus di Donggala, tapi ada laporan dari PMI pusat bahwa ada 11 orang meninggal akibat gempa di Donggala," kata Sutopo dalam konferensi pers di Graha BNPB Jakarta Timur.

Sementara itu, di Kota Palu dilaporkan 821 orang ditemukan meninggal dunia akibat tertimpa reruntuhan bangunan roboh atau diterjang tsunami.

Editor: Rustam Agus

Berita Terkini Lainnya

Berita Populer