Pemprov Sulut Dorong Likupang jadi KEK Pariwisata

Oleh: Deandra Syarizka 03 Agustus 2018 | 16:47 WIB
Pemprov Sulut Dorong Likupang jadi KEK Pariwisata
Tampak depan Kantor Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara /Bisnis-Kurniawan A. Wicaksono

Bisnis.com, MANADO—Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara mendorong daerah Likupang di Kabupaten Minahasa Utara untuk menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata agar semakin mendorong perekonomian Sulut.

"APBD Sulawesi Utara kecil, natural resources juga drop namun dalam dua tahun ini kita boleh berbangga hati berkat pariwisata perekonomian Sulut tumbuh tinggi. Sejak awal feeling Bapak Gubernur Olly Dondokambey tepat, kita harus gaet pariwisata,” ujar Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven Kandouw seperti dikutip, Jumat (2/8).

Lebih lanjut Wagub memaparkan urgensi dimasukkannya Likupang ke dalam rencana induk       pembangunan kepariwisataan nasional untuk ditetapkan menjadi KEK pariwisata sebagai salah satu dari Kawasan Pengembangan Pariwisata Nasional.

Menurutnya, Likupang memiliki potensi menjadi kawasan pariwisata terintegrasi. Terlebih lagi, dia menuturkan mayoritas permintaan wisatawan yang datang adalah destinasi wisata pantai.

"Sebagai komitmen awal disana kami sudah lakukan pembebasan lahan, mempersiapkan infrastruktur listrik, pembangunan akses jalan dan para investor pun sudah mengantri," ujarnya.

Deputi Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Dadang Rizky tentang hasil rapat di Kementerian Pariwisata RI bahwa ada 15 kelengkapan dokumen pengusulan KEK Pariwisata Likupang yang harus dipenuhi oleh pihak pemrakarsa, beberapa syaratnya antara lain AMDAL, Izin Lokasi hak atas tanah dari kantor pertanahan Kabupaten Minut dan rekomendasi dari otoritas pengelola infrastruktur pendukung.

"Diperlukan komitmen Pemerintah Provinsi Sulut, Pemerintah Kabupaten Minut, pemrakarsa / calon investor, dan stakeholder terkait agar pengembangan Kawasan tidak berjalan lambat setelah KEK ditetapkan," tutupnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang datang ke Sulawesi Utara melalui pintu masuk Bandara Sam Ratulangi Manado pada Juni 2018 tercatat sebanyak 10.107 orang, atau meningkat 7,46% dibandingkan Mei 2018 yang mencapai 9.405 orang.

Dibandingkan periode yang sama tahun lalu atau Juni 2017, pertumbuhan wisman ke Sulut melonjak sebesar 116,05%.

Sementara secara kumulatif, kunjungan wisman hingga semester I/2018 mencapai 59.125 orang, meningkat dibandingkan kurun waktu yang sama pada tahun lalu sebesar 34.173 orang.

Wisatawan mancanegara didominasi oleh warga China sebanyak 87,4% atau 8.643 orang, diikuti oleh Singapura 197 orang atau 1,95%, Amerika Serikat 147 orang atau 1,45%.

Editor: Rustam Agus

Berita Terkini Lainnya