Erupsi Gunung Dukono, Wings Air Batalkan Penerbangan Manado-Galela

Oleh: Deandra Syarizka 18 Juli 2018 | 15:57 WIB
Erupsi Gunung Dukono, Wings Air Batalkan Penerbangan Manado-Galela
Wings Ai/Istimewa-Wings Air
Bisnis.com, DOKULAMO – Wings Air (kode penerbangan IW), anak usaha  Lion Air Group melakukan pembatalan sejumlah penerbangan sehubungan dengan penutupan Bandar Udara Gamar Malamo  akibat dampak erupsi dan aktivitas Gunung Dukono di Desa Mamuya, Maluku Utara.
 
 Adapun layanan penerbangan Wings Air yang terkena dampak, antara lain IW 1182 rute Manado-Galela, dan IW 1183 rute Galela-Manado.
 
Danang Mandala Prihantoro, Corporate Communicaitons Strategic of Wings Air menjelaskan, hal ini sesuai pengumuman resmi dari otoritas bandar udara (notam) nomor C7666 yaitu operasional bandar udara di Galela ditutup pada 18 Juli 2018 pukul 11.01 WIT hingga 19 Juli 2018 pada 11.00 WIT.
 
"Untuk menjamin keselamatan dan keamanan penerbangan, operasional Wings Air akan menyesuaikan dengan keputusan otoritas bandar udara hingga airport dinyatakan aman," jelasnya melalui siaran pers, Rabu (18/07).
 
Sehubungan pembatalan penerbangan hari ini, ujarnya,  Wings Air telah menawarkan solusi kepada seluruh pelanggan yang terkena dampak, yaitu penjadwalan ulang keberangkatan di hari berikutnya (reschedule), pengalihan melalui rute lain (reroute) dan melakukan pengembalian dana tiket ke agen (refund back to agent).
 
Perseroan juga telah menyampaikan informasi kepada seluruh pelanggan yang terganggu perjalanannya dan selalu memperbarui informasi sesuai perkembangan. 
 
Kondisi terganggunya operasional dari akibat gunung meletus termasuk force majeure yaitu keadaan yang terjadi di luar kemampuan sumber daya manusia dan perusahaan.
 
"Wings Air menginformasikan bahwa material abu vulkanik atau volcanic ash dapat merusak pesawat, sehingga membahayakan penerbangan," ujarnya.
 
 Menurutnya, Wings Air akan berupaya meminimalisir dampak yang timbul dari kondisi tersebut, agar operasional penerbangan Wings Air lainnya tidak terganggu.

Editor: Rustam Agus

Berita Terkini Lainnya