Jelang Lebaran 2018, Masyarakat Diminta Cerdas Berbelanja

Oleh: Kurniawan A. Wicaksono 07 Juni 2018 | 15:54 WIB
Pemprov Sulut dan Bank Indonesia melakukan sidak di Pasar Bersehati Manado. - Bisnis/ Kurniawan A. Wicaksono

Bisnis.com, MANADO – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara meminta masyarakat untuk cerdas dalam berbelanja selama Ramadan, terutama menjelang Lebaran tahun ini.

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Hanny Wajong mengatakan hal ini bisa dilakukan dengan menyesuaikan kebutuhan bahan pokok dengan waktu penggunaannya.

“Harga di pasar itu bervariasi. Biasanya yang lebih murah, seperti cabai, itu hanya bisa digunakan segera. Jadi, misalnya misalkan mau digunakan hari ini, ya bisa pilih harga yang murah,” katanya melalui keterangan resminya hari ini Kamis (7/6/2018).

Jika hal ini dilakukan, keuntungan dapat diperoleh bagi konsumen maupun pelaku usaha. Dengan demikian, pengeluaran riil dari rumah tangga pun bisa ditekan. Pada gilirannya, tingkat inflasi pun bisa dikendalikan.

Selain itu, sambungnya, Disperindag Provinsi Sulut juga akan menggelar pasar murah. Pasar murah ini diprioritaskan untuk daerah-daerah yang memiliki mayoritas penduduk pemeluk agama Islam.

“Rencananya kami akan mengadakan pasar murah di sebanyak 23 titik seluruh Sulut,” katanya.

Harga yang diberikan pun lebih murah dari pasar. Ini bukan karena ada subsidi yang diberikan Pemprov Sulut. Harga yang murah didapat dari hasil kerja sama dengan para distributor. Perbedaan harganya pun bisa mencapai 10% hingga 30%.

 

Editor: Sutarno

Berita Terkini Lainnya