Semen Bosowa Pasok Material Proyek Bandara Buntu Kunik

Oleh: Amri Nur Rahmat 11 April 2018 | 20:40 WIB
Semen Bosowa Pasok Material Proyek Bandara Buntu Kunik
Pekerja memindahkan semen ke atas kapal di Pelabuhan Paotere Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (29/11)./JIBI-Paulus Tandi Bone

Bisnis.com, MAKASSAR - PT Bosowa Semen siap memasok kebutuhan material semen dalam rangka pembangunan Bandara Buntu Kunik di Kabupaten Toraja, Sulawesi Selatan.

Marketing Division Head Bosowa Semen, Febby Triady mengatakan perusahaan setok semen yang dimiliki bakal mampu memenuhi kebutuhan konstruksi fisik bandara tersebut.

"Pasokan nantinya akan kami optimalkan. Sehingga Bosowa turut berkontribusi dalam membangun Indonesia, khususnya percepatan pembangunan di Toraja sebagai objek wisata Sulsel," katanya dalam keterangannya, Rabu (11/4/2018).

Adapun kepastian masuknya Bosowa Semen sebagai pemasok kebutuhan material untuk pembangunan Bandara Buntu Kunik itu merupakan hasil pertemuan manajemen perusahaan dengan tim dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, Selasa (10/4/2018).

Seperti diketahui, kelanjutan pembangunan Bandara Buntu Kunik mendapatkan kucuran dana Rp60 miliar pada tahun ini dari Kementerian Perhubungan. 

Bandara Buntu Kunik menjadi salah satu dari delapan bandara yang bakal dibangun Kementerian Perhubungan pada tahun ini, baik bandara baru dan bandara revitalisasi/penggunaan kembali bandara lama. 

Perencanaan itu mengacu pada Perpres 58/2017 tentang Perubahan Atas Perpres Nomor 3 tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Sstrategis Nasional (PSN) dan disesuaikan dengan program Nawa Cita poin 3 dan poin 7. 

Poin ini berisi mandat pembangunan dari kawasan pinggiran dan poin 7 mengenai kemandirian ekonomi yang diusung oleh Presiden Joko Widodo

Perwakilan Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub, Anas Labakara mengatakan pembangunan Bandara Buntu Kunik akan memasuki pembangunan terowongan air dan landas pacu. 

Pasalnya salah satu kendala utama yang dihadapi dalam percepatan pembangunan bandara tersebut adalah faktor alam. 

Disekitar lokasi pembangunan bandara terdapat gunung dan dua aliran sungai, maka pembangunan landasan pacu harus disesuaikan dengan kondisi alam tersebut.

“Adapun kedatangan kami ke pabrik Bosowa untuk mengecek suplai semen, agar kerjasama ini juga berjalan baik,” ujar Anas. 

Editor: Sutarno

Berita Terkini Lainnya

Berita Populer