Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Bandara Sultan Hasanuddin Layani 204.978 Penumpang Selama Libur Iduladha

Pergerakan penumpang di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin selama masa libur Iduladha dari 23 Juni–2 Juli 2023 tercatat sebanyak 304.978 penumpang.
Penumpang pesawat udara siap-siap turun dari pesawat saat tiba di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (18/3/2023).
Penumpang pesawat udara siap-siap turun dari pesawat saat tiba di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (18/3/2023).

Bisnis.com, MAKASSAR - Pergerakan penumpang di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin selama masa libur Iduladha dari 23 Juni–2 Juli 2023 tercatat sebanyak 304.978 penumpang. Angkanya naik dibandingkan hari biasa. 

General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Wahyudi menjelaskan dibandingkan pada pekan sebelumnya dari 13–22 Juni 2023, tejadi kenaikan jumlah penumpang mencapai 1,2 persen. Pada pekan tersebut, tercatat jumlah penumpang hanya sebanyak 301.295 penumpang.

Sementara rute terbanyak pada periode Iduladha di bandara ini yaitu Jakarta, Surabaya dan Kendari. 

“Libur Iduladha yang lumayan panjang ini memang menjadi kesempatan masyarakat untuk pulang kampung atau liburan. Pada 24 dan 25 Juni 2023, jumlah penumpang mencapai 35.000 penumpang. Ini jumlah tertinggi penumpang selama Juni,” ujarnya, Rabu (5/7/2023). 

Selain pergerakan penumpang, kenaikan juga terjadi pada pergerakan pesawat dan kargo. Jumlah pesawat pada 23 Juni–2 Juli 2023 tercatat sejumlah 2.390 pergerakan, naik 3,9 persen dari jumlah pesawat pada 13-22 Juni 2023 yaitu sebanyak 2.300 pergerakan. 

Sedangkan jumlah kargo pada 23 Juni–2 Juli 2023 yaitu sejumlah 2.726 ton, naik 0,3 persen dari jumlah kargo pada 13 - 22 Juni 2023 yaitu sebanyak 2.727 ton.

Wahyudi menambahkan, meskipun pergerakan cukup padat pada masa Iduladha, pihaknya tetap menjalankan protokol kesehatan untuk perjalanan dalam dan luar negeri. Hal ini merujuk ke Surat Edaran Kementerian Perhubungan Nomor 18 Tahun 2023.

Protokol kesehatan yang diterapkan merujuk pada surat edaran tersebut antara lain dianjurkan vaksinasi Covid-19 sampai dengan vaksin booster kedua atau dosis keempat terutama bagi masyarakat yang memiliki risiko tinggi penularan, diperbolehkan tidak menggunakan masker apabila dalam keadaan sehat dan tidak berisiko tertular/menularkan Covid-19, dianjurkan tetap membawa handsanitizer dan rajin mencuci tangan untuk mencegah penularan virus, dan dianjurkan untuk tetap menjaga jarak bagi yang tidak sehat dan berisiko tertular atau menularkan Covid-19.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Ajijah
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper