Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Kubah Lava Menyumbat Puncak Kawah Gunung Awu

Sudah cukup lama Gunung Awu tidak meletus, bahkan sudah memasuki siklus panjang bukan siklus pendek.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 23 Desember 2022  |  07:41 WIB
Kubah Lava Menyumbat Puncak Kawah Gunung Awu
Gunung Awu di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) membentuk kubah lava yang menyumbat puncak kawah. - Antara/PVMBG.
Bagikan

Bisnis.com, SANGIHE - Gunung Awu di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) membentuk kubah lava yang menyumbat puncak kawah.

"Gunung Awu ini sebelumnya sempat dinaikkan statusnya ke siaga, ada gempa-gempa permukaan yang intensif terekam. Apakah ini akan lanjut ke pembentukan kubah lava atau mau melepaskan energi," kata Koordinator Gunung Api PVMBG, Badan Geologi, Kementerian ESDM, Oktory Prambada di Manado, Kamis (22/12/2022).

Menurut dia, sudah cukup lama Gunung Awu tidak meletus, bahkan sudah memasuki siklus panjang bukan siklus pendek.

"Saat ini statusnya masih waspada level II," ujarnya.

Kubah lava yang menyumbat kawah menurut dia, diperkirakan terbentuk cukup lama dan dikhawatirkan apabila sudah memiliki energi yang cukup, energi itu akan membongkar kubah lava yang menyumbat.

"Kalau energi cukup akan membongkar kubah lava, sekarang ini energinya belum cukup meskipun suplainya sudah ada," ujarnya.

Beruntung, ada embusan. Bila tidak maka akan terjadi penumpukan atau akumulasi energi.

"Kalau gunung-gunung ada embusan atau erupsi kecil itu bagus, ini masih tertutup," katanya.

Dia menambahkan, apabila terekam gempa-gempa permukaan yang signifikan, maka berpeluang statusnya dinaikkan ke siaga (level III).

Dia terus berharap masyarakat mematuhi rekomendasi-rekomendasi yang dikeluarkan PVMBG untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

PVMBG mengimbau masyarakat dan pengunjung/wisatawan agar tidak mendekati dan beraktivitas di dalam radius tiga kilometer dari kawah puncak Gunung Awu.

Masyarakat di sekitar Gunung Awu diharapkan tetap tenang, tidak terpancing isu-isu yang tidak dapat pertanggungjawabkan kebenarannya, serta mengikuti arahan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Masyarakat maupun pemerintah daerah dan instansi terkait lainnya dapat memantau perkembangan tingkat aktivitas maupun rekomendasi Gunung Awu setiap saat melalui aplikasi MAGMA Indonesia yang dapat diakses melalui website https://magma.esdm.go.id atau melalui aplikasi android MAGMA Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gunung merapi sulut erupsi gunung api

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top