Pengguna Gojek Naik Hingga 25 Persen di Makassar

Peningkatan pengguna Gojek dilihat dari jumlah transaksi Gojek di Makassar setiap pekan yang naik dibanding sebelum penerapan Ojol Day.
Dua orang pengemudi ojek online berbincang./Antara - M Risyal Hidayat
Dua orang pengemudi ojek online berbincang./Antara - M Risyal Hidayat

Bisnis.com, MAKASSAR — Pengguna transportasi Gojek di Makassar naik hingga 25 persen seiring pemberlakuan Ojol Day di wilayah ini.

Ojol Day sendiri merupakan program yang dicanangkan Pemerintah Kota Makassar untuk mewajibkan para ASN menggunakan ojek online tiap hari Selasa dalam mobilitas mereka.

PPGR Head Gojek Moh Khomeiny mengatakan peningkatan itu dilihat dari jumlah transaksi Gojek di Makassar setiap pekan. Terhitung ada peningkatan 20 hingga 25 persen jika dibanding hari sebelum Ojol Day diberlakukan.

"Dengan adanya program Ojol Day ini setiap minggunya kami ada peningkatan hingga 25 persen untuk penggunaan. Baik mobil maupun motor," ujar Moh Khomeiny di Makassar, Senin (17/10/2022).

Dia menilai program ini adalah dukungan pemerintah terhadap penggunaan transportasi publik di Makassar. Program ini juga dianggap bisa menjaga tingkat emisi atau mencapai low carbon.

"Program Ojol Day ini sangat membantu mitra-mitra kita dan juga mendukung program Gojek menjaga low carbon. Apalagi kita sudah punya motor listrik," ungkapnya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap program Ojol Day, Gojek telah menyiapkan promo 'Gojek Hemat' yang secara perdana akan dilaunching di Kota Makassar pada 18 Oktober 2022.

"Promo Gojek Hemat ini program nasional, tapi perdana diberlakukan di Kota Makassar. Untuk sebarannya tidak ada yang khusus, tapi kami siapkan voucher untuk Laskar Pelangi (ASN Pemkot Makassar)," ungkapnya.

Sementara Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto mengapresiasi pihak Gojek yang akan memberikan diskon bagi ASN-nya dalam mendukung program Ojol Day ini.

Karena rencananya program ini akan diperluas dengan menyasar perbankan hingga perusahaan swasta.

"Ada diskon khusus untuk Laskar Pelangi, dan ini jawaban atas keluhan-keluhan yang disampaikan oleh sebagian pihak terkait dengan program ini," tutup Danny Pomanto sapaannya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel


Editor : Miftahul Ulum

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper