Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BCA Makassar Membidik Penyaluran Kredit Rp1,4 Triliun pada 2022

Target penyaluran kredit ini sejalan dengan penyaluran Dana Pihak Ketiga (DPK) yang target penyalurannya tumbuh Rp3 triliun atau tumbuh 9 persen (yoy).
Nugroho Nafika Kassa
Nugroho Nafika Kassa - Bisnis.com 17 Januari 2022  |  17:29 WIB
Ilustrasi. - Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Ilustrasi. - Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, MAKASSAR - Bank Central Asia (BCA) Kantor Wilayah IV Makassar menargetkan penyaluran kredit 2022 sebesar Rp1,4 triliun atau naik 8 persen (yoy) dibanding tahun sebelumnya.

Kepala Kantor Wilayah IV BCA Makassar Widy Tarmizi mengatakan target penyaluran kredit ini sejalan dengan penyaluran Dana Pihak Ketiga (DPK) yang target penyalurannya tumbuh Rp3 triliun atau tumbuh 9 persen (yoy).

Ia mengatakan Per-September 2021 saja, DPK BCA Kantor Wilayah IV tumbuh Rp4,22 triliun atau 13,2 persen (yoy). Dari pertumbuhan DPK tersebut, target kontribusi terbesar diungkapkan Widy berasal dari CASA/Dana Murah (Giro dan Tabungan).

Tahun sebelumnya atau 2021, BCA Wilayah IV Makasssar mencatat penyaluran dana murah hingga September 2021 sebesar Rp4,1 triliun atau tumbuh sebesar 17,7 persen (yoy).

"Dana murah BCA Wilayah IV Makassar per-September 2021 mencapai 81 persen dari total DPK, dimana pertumbuhan dana murah per September 2021 mencapai sebesar Rp4,1 triliun atau tumbuh sebesar 17,7 persen (yoy)," ujar Widy baru-baru ini.

Widy memproyeksi DPK BCA Wilayah IV Makassar akan terus mengalami pertumbuhan seiring dengan penyebaran Covid-19 semakin melandai.

"Dengan melihat kondisi pandemi Covid-19 yang semakin membaik atau terus mengalami penurunan, kami optimis bahwa posisi DPK akan terus bertumbuh sampai akhir tahun 2021," ungkap Widy.

Widy juga menyebutkan pertumbuhan DPK ini juga merupakan penyumbang utama terhadap pertumbuhan aset BCA. Per-September 2021 pertumbuhan asset BCA mencapai Rp4,49 triliun.

"Pertumbuhan asset BCA Wilayah IV Makassar misalnya, kontribusi terbesar yakni pertumbuhan DPK yang tumbuh sebesar Rp4,22 triliun, atau tumbuh sebesar 14,2 persen secara yoy," ungkapnya.

Sementara untuk rasio kredit bermasalah atau NPL di BCA, Widy mengungkapkan hingga saat ini masih terjaga cukup baik jika dibandingkan pada tahun sebelumnya.

"Posisi NPL BCA Wilayah IV Makassar sekarang yaitu sebesar 1,7 persen hingga Desember 2021. Angka ini masih terjaga dengan baik," tutup Widy.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bca makassar sulsel
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top