Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ratusan Rumah Warga di Selayar Rusak Akibat Gempa, Ini Penjelasan Bupati

Sebanyak 230 rumah warga di Kabupaten Kepulauan Selayar rusak akibat gempa M 7,4 yang berpusat di Larantuka, NTT.
Setyo Puji Santoso
Setyo Puji Santoso - Bisnis.com 15 Desember 2021  |  09:41 WIB
Ilustrasi bangunan rusak akibat gempa bumi  - istimewa
Ilustrasi bangunan rusak akibat gempa bumi - istimewa

Bisnis.com, SELAYAR - Sebanyak 230 rumah warga di Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan rusak akibat gempa dengan magnitudo 7,4 yang berpusat di Larantuka, Nusa Tenggara Timur, Selasa (14/12/2021).

Informasi tersebut disampaikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Selayar.

Dari keterangan di laman bnpb.go.id tersebut, kerusakan akibat gempa itu terpantau mulai dari bangunan pagar beton, dinding hingga atap rumah warga.

Bupati Kepulauan Selayar Basli Ali membenarkan informasi terkait dampak gempa di daerahnya tersebut.

Menurutnya, akibat gempa itu menyebabkan rumah warganya rusak.

"Gempa itu terasa hingga ke Selayar dan banyak bangunan, rumah dan lainnya rusak," terangnya seperti dikutip dari Antara, kemarin.

Dikatakan Basli, ada dua kecamatan yang terdampak cukup parah akibat musibah itu, yakni di Kecamatan Pasilambena dan Pasimarannu.

Namun demikian, pihaknya belum bisa memastikan secara detail dan berapa kerugian yang ditimbulkan karena jaringan di lokasi tersebut terputus.

"Dua kecamatan ini yang paling parah dampaknya. Kita tidak tahu seberapa besar kerusakan ditimbulkan, karena belum ada laporan dari sana. Jaringan komunikasi terputus saat gempa," ungkapnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gempa
Editor : Setyo Puji Santoso

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top