Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gubernur Sulteng minta Pemda Perketat Pengawasan Aktivitas Masyarakat Akhir Tahun

Sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri, mulai dari 24 Desember 2021 sampai 2 Januari 2022, pemerintah daerah harus memperketat pengawasan kegiatan masyarakat di tempat perayaan Natal, tempat belanja, dan tempat wisata.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 29 November 2021  |  13:21 WIB
Gubernur Sulteng minta Pemda Perketat Pengawasan Aktivitas Masyarakat Akhir Tahun
Petugas Kesehatan memeriksa suhu tubuh rombongan siswa penumpang angkutan darat saat transit di Terminal Mamboro, Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (24/3/2020). Pemerintah Sulawesi Tengah memperketat pintu keluar dan masuk daerah tersebut dengan memeriksa kesehatan setiap warga yang melintas guna mengantisipasi penyebaran virus Corona (COVID-19). - ANTARA/Mohamad Hamzah
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Rusdy Mastura meminta pemerintah kabupaten dan kota di wilayahnya untuk memperketat pengawasan aktivitas masyarakat pada akhir tahun. Hal ini untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Rusdy juga mengimbau pengoptimalan upaya pencegahan penularan virus corona mengacu pada Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 62 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 saat Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

"Kebijakan pencegahan Covid-19 dilakukan sesuai standar pada PPKM Level 3," katanya seperti dilansir Antara pada Senin (29/11/2021).

Ia mengatakan selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 3 kegiatan masyarakat di tempat wisata, pusat perbelanjaan, dan tempat ibadah dibatasi.

Sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri, mulai dari 24 Desember 2021 sampai 2 Januari 2022, pemerintah daerah harus memperketat pengawasan kegiatan masyarakat di tempat perayaan Natal, tempat belanja, dan tempat wisata.

Pemerintah daerah juga diminta menyosialisasikan peniadaan mudik Natal dan Tahun Baru, mengimbau warga untuk tidak bepergian dan pulang kampung bila tidak mendesak, serta memperketat pengawasan terhadap pelaku perjalanan dari luar negeri sebagaimana kebijakan mengenai PPKM Level 3.

Warga yang karena urusan mendesak harus melakukan perjalanan ke luar daerah, menurut ketentuan harus dipastikan menggunakan aplikasi PeduliLindungi dan menjalani pemeriksaan Covid-19.

Menteri Dalam Negeri juga menginstruksikan pemerintah daerah mencegah aktivitas yang dapat menimbulkan kerumunan di tempat umum, tempat hiburan, maupun tempat ibadah selama libur Natal dan Tahun Baru.

"Masyarakat agar dapat memahami dan menyadari bahwa imbauan ini diterapkan untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat dari bahaya Covid-19," katanya.

Rusdy juga meminta para bupati dan wali kota menggencarkan pelaksanaan vaksinasi untuk mempercepat terbentuknya kekebalan komunal terhadap Covid-19.

"Vaksinasi terus ditingkatkan dan masyarakat agar bersedia dan ikut menyukseskan vaksinasi. Kita harus bersama menjaga kesehatan dan keselamatan diri," katanya.

#ingatpesanibu #sudahdivaksintetap3m #vaksinmelindungikitasemua


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sulteng Covid-19 Adaptasi Kebiasaan Baru PPKM Darurat

Sumber : Antara

Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top