Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Akad Kredit Massal KPR Sejahtera BNI Jangkau 4.675 Debitur

BNI wilayah 07 kembali mewujudkan akad kredit massal KPR Sejahtera FLPP yang meliputi empat provinsi Sulsel, Sulbar, Sultara dan Maluku.
Media Digital
Media Digital - Bisnis.com 30 Maret 2021  |  17:55 WIB
Dokumentasi: Bank BNI
Dokumentasi: Bank BNI

Bisnis.com, MAKASSAR - BNI Wilayah 07 kembali merealisasikan akad kredit massal KPR Sejahtera FLPP untuk debitur segmen MBR yang berada dalam cakupan operasional.

Adapun akad massal oleh BNI Wilayah 07 yang meliputi empat provinsi di yakni Sulsel, Sulbar, Sultra dan Maluku tersebut merupakan bagian dari seremonial Akad Kredit Massal KPR Sejahtera FLPP yang menjangkau sebanyak 4.675 debitur secara nasional, Selasa (30/3/2021).

Wakil Pemimpin BNI Wilayah 07 Bidang Consumer Banking Bagus Ardani Sutoyo mengatakan fokus fasilitasi KPR Sejahtera FLPP tersebut menyasar segmen Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang berpenghasilan maksimal Rp8 juta per bulan.

"Untuk di Wilayah 07 sendiri, selama Maret 2021 ini sudah ada 500 debitur FLPP yang telah kami proses. Kedepannya, diharapkan dengan adanya program ini, BNI dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam hal kepemilikan perumahan yang layak," tuturnya di sela-sela akad massal di Kantor BNI Wilayah 07 yang menggunakan konsep Bugis Makassar.

Dalam kesempatan tersebut hadir pula Wakil Pemimpin Divisi Pemprosesan dan Penagihan Kredit Konsumen Arif Martianto, Wakil Pemimpin BNI Wilayah 07 Bidang Jaringan dan Layanan Mustaqiem, Wakil Ketua Umum DPD REI Arief Mone, Kepala Balai Pelaksanaan Penyediaan Perumahan Sulawesi III Sugiharjo, Pemimpin BNI Cabang Makassar, Cabang Mattoangin dan Pemimpin Sentra Kredit Konsumer BNI Wilayah 07 serta perwakilan developer perumahan dan pewakilan debitur.

Wakil Pemimpin BNI Wilayah 07 Bidang Jaringan dan Layanan Mustaqiem mengemukakan pihaknya juga menyediakan beragam kemudahan bagi nasabah melalui pelayanan berbasis digital.

Diantaranya adalah pengajuan kredit perumahan melalui aplikasi online (BNI E-Form) yang dapat diakses di website resmi BNI ataupun melalui aplikasi BNI Mobile Banking sehingga pengajuan kredit perumahan dapat lebih mudah apalagi saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19.

"Selain itu, BNI juga memberikan kemudahan pemilihan rumah subsidi dan Bank Pemroses KPR Subsidi melalui aplikasi SiKasep (Sistem Informasi KPR Subsidi Perumahan) yang dikembangkan oleh PPDPP KEMENPUPERA," katanya.

Pengembangan layanan KPR berbasis digital diharapkan dapat mempercepat proses kredit dan mempermudah persyaratan administrasi sehingga dapat dijangkau oleh masyarakat lebih luas lagi.

BNI berkomitmen untuk terus memberikan layanan yang terbaik dan selalu hadir memberikan solusi finansial bernilai tambah sebagai bentuk persembahan BNI bagi nasabah setianya.

Secara nasional, seremoni Akad Kredit Massal KPR Sejahtera FLPP menjadi agenda tahunan BNI yang pada tahun ini dipusatkan di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, serta diikuti secara serentak melalui media zoom di 56 kota di seluruh wilayah kerja BNI termasuk Wilayah 07.

Peserta kredit massal untuk tahun ini mencapai 4.675 debitur, meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan dengan tahun lalu sebesar 2.046 debitur yang tahun sebelumnya dilaksanakan di Pendopo Kabupaten Ngawi.

Direktur Layanan dan Jaringan BNI, Ronny Venir menjelaskan kegiatan tersebut dimaksudkan untuk mempercepat penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) melalui skema dana bergulir fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) atau KPR Sejahtera FLPP.

Dia mengungkapkan, sejak 2011 hingga 31 Desember 2020, BNI telah menyalurkan KPR Sejahtera FLPP sebesar Rp3,75 triliun untuk 38.293 unit rumah subsidi. Capain itu menempatkan BNI di posisi kedua sebagai bank penyalur KPR subsidi. Adapun pada tahun 2021, BNI dipercaya untuk menyalurkan 17.500 unit rumah subsidi dengan nominal KPR sebesar Rp2,5 triliun .

"Selain di Kabupaten Purwakarta, kegiatan akad massal juga dilaksanakan di Kota Medan, Tanjung Balai Asahan, Tebing Tinggi, Padang, Rengat, Tanjung Balai Karimun, Pekanbaru, Palembang, Jambi, Bengkulu, Tanjung Karang, Lubuk Linggau, Pangkal Pinang, Purwakarta, Cianjur, Garut, Sukabumi, Tasik, Sumedang, Majalaya, Semarang, Pekalongan, Tuban, Pamekasan, Gresik, Makassar, Pare - Pare, Sengkang, Kendari, Polewalli, Denpasar, Mataram, Barabai, Banjarbaru, Sampit, Palangkaraya, Pangkalan Bun, Muara Teweh, Jakarta, Jababeka, Serang, Boyolali, Solo, Purbalingga, Wonosobo, Wonogiri, Probolinggo, Banyuwangi, Kediri, Manado, Tomohon, Gorontalo, Palu, Sorong, Jayapura dan beberapa kota lainnya," ujar Ronny.

Masih dalam rangkaian kegiatan akad massal KPR Sejahtera FLPP, dilaksanakan juga penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) antara Pengembang Rumah Subsidi dengan BNI secara massal dan diikuti oleh seluruh wilayah kerja BNI.

Pada kesempatan ini, perseroan juga memberikan penghargaan kepada wilayah dan pengembang rumah subsidi dengan penyaluran tertinggi. Ini merupakan bentuk apresiasi Perseroan atas kontribusi dalam penyaluran KPR Sejahtera FLPP melalui BNI.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bni perbankan
Editor : Media Digital

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top