Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sulut Pacu Produksi Perikanan dan Pertanian untuk Angkat Nilai Ekspor

Pemprov Sulut terus melakukan terobosan dan mencari solusi untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di tengah pandemi COVID-19 lewat peluang ekspor langsung atau direct call export komoditi pertanian dan perikanan
Newswire
Newswire - Bisnis.com 26 Maret 2021  |  05:50 WIB
Penjual menyusun dagangan ikan di Pasar Palima Palembang, Sumsel, Sabtu (3/10/2020).  - ANTARA
Penjual menyusun dagangan ikan di Pasar Palima Palembang, Sumsel, Sabtu (3/10/2020). - ANTARA

Bisnis.com, MANADO - Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven Kandouw mengatakan, pemerintah provinsi menggenjot ekspor potensi perikanan dan pertanian untuk menumbuhkan perekonomian daerah di tengah pandemi COVID-19.

"Pemprov Sulut terus melakukan terobosan dan mencari solusi untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di tengah pandemi COVID-19 lewat peluang ekspor langsung atau direct call export komoditi pertanian dan perikanan," ujar Wagub Steven di Manado dikutip dari Antara, Jumat (26/3/2020).

Saat membuka  Focus Group Discussion (FGD) Peluang Ekspor Produk Perikanan dari Kawasan Timur Indonesia Ke Jepang, Steven Kandow menjelaskan, pertumbuhan ekonomi menunjukkan ada pengurangan angka kemiskinan, terciptanya lapangan kerja, selain peningkatan investasi.

Menurut dia, sektor yang paling tidak terganggu dalam suasana pandemi COVID-19 saat ini adalah pertanian dan perikanan.

“Untuk itu perlu memberikan daya ungkit atau nilai tambah pada produk-produk pertanian dan perikanan agar memiliki nilai tambah yang sangat signifikan untuk di ekspor,” ujarnya.

Pemprov Sulut, mulai tahun 2021 sudah mendapatkan izin ekspor langsung ke Jepang setelah semua pemangku kepentingan sepakat.

Bahkan belum lama ini sudah melaksanakan ekspor langsung ke singapura dan untuk bulan depan bisa ekspor langung ke Cina.

Potensi perikanan Provinsi Sulut, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Gorontalo lebih dari setengah produk nasional namun jumlah yang diekspor ke luar negeri masih harus jauh lebih ditingkatkan.

Kendala-kendalanya, di antaranya masih belum tersosialisasi dengan baik tentang fasilitas ekspor langung ini kepada para pelaku usaha, juga belum memiliki ekspor mindset.

“Semoga teman-teman dari BI juga dapat membimbing pelaku-pelaku usaha ini,” harapnya.

Lebih jauh, Wagub Kandouw memberikan apresiasi kepada BI yang telah menginisiasi acara ini.

“Semoga menjadi sarana untuk mengupdate, memperluas pengetahuan dan upaya kita untuk meningkatkan ekspor, karena ini benar-benar memiliki dampak yang luar biasa. Kita harus bertekad, berikhtiar apa yang kita capai hari ini harus lebih bagus,” ujarnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ekspor sulut

Sumber : Antara

Editor : Amri Nur Rahmat

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top