Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sulsel Kebut Vaksinasi Tenaga Kesehatan

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menggelar vaksin massal selama tiga hari yaitu 1-3 Februari 2021 guna mempercepat cakupan vaksinasi tenaga kesehatan (nakes) khususnya Kota Makassar.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 01 Februari 2021  |  21:53 WIB
Pelaksanaan vaksinasi massal untuk tenaga kesehatan Kota Makassar di GOR Kampus Universitas Hasanuddin Makassar, Senin (1/02/2020) - Antara
Pelaksanaan vaksinasi massal untuk tenaga kesehatan Kota Makassar di GOR Kampus Universitas Hasanuddin Makassar, Senin (1/02/2020) - Antara

Bisnis.com, MAKASSAR - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menggelar vaksin massal selama tiga hari yaitu 1-3 Februari 2021 guna mempercepat cakupan vaksinasi tenaga kesehatan (nakes) khususnya Kota Makassar.

"Dalam rangka mempercepat pemberian vaksinasi bagi tenaga kesehatan di Kota Makassar maka akan dilaksanakan vaksinasi massal selama tiga hari di GOR Unhas (Universitas Hasanuddin Makassar)," kata Kepala Dinas Kesehatan Sulsel dr Ichsan Mustari di Makassar, Senin (1/2/2021).

Vaksinasi itu melibatkan seluruh rumah sakit (RS) milik pusat, Pemprov Sulsel, dan pihak swasta di Kota Makassar, Balai Kesehatan, Fakultas Kedokteran Unhas, dan UPT Dinas Kesehatan Pemprov Sulsel.

Tim vaksin dari vaksinator dari RS Wahidin Sudirohusodo, RS Unhas, RS Tajuddin Khalid, RS Fatima, RS Pertiwi, RS Awal Bros, dan Dinas Kesehatan Kota Makassar.

Gubernur Sulawesi Selatan M. Nurdin Abdullah berharap, vaksinasi secara masif hingga antibodi penerima vaksin terbentuk secara sempurna. Oleh karena itu, diharapkan tidak ada aktivitas yang melemahkan antibodi setelah vaksinasi.

"Tolong jangan sampai kita kembangkan kegiatan yang melemahkan vaksin. Jadi harus betul-betul dijaga dan ini tiga bulan baru aktif betul antibodinya," ujarnya.

Total institusi yang terlibat vaksinasi 33 unit, dengan total peserta awal akan divaksin 4.804 orang. Hanya saja, karena beberapa kendala teknis maka terjadi pengurangan jumlah usulan dari beberapa rumah sakit sehingga data total yang akan divaksin 4.453 orang.

Masing-masing rumah sakit, peserta total nakes yang akan divaksin, yaitu RSKD Dadi 339 orang, RSU Labuang Baji 105 orang, RS Sayang Rakyat 268 orang, RS Haji 246 orang, RSKDIA Siti Fatimah 109 orang, RSKDIA Pertiwi 128 orang, UPT RSKDGM Provinsi Sulsel 89 orang, RS Unhas 434 orang, RSGMP Unhas 251 orang, RSK Mata Makassar 79 orang.

Selain itu, RS Stella Maris 160 orang, RSI Faisal 301 orang, RS Siloam 101 orang, RS Awal Bros 404 orang, RS Hermina 14 orang, RS PKU Muhammadiyah 56 orang, RS Hikmah 85 orang, RS Grestelina 256 orang, RS Cahaya Medika 73 orang, RSIA Sentosa 39 orang, RSIA Sitti Khadijah I 136 orang, RSIA Ananda 113 orang, RSIA Amanat 39 orang.

Selain itu, RSIA Masyita 57 orang, RSIA Catherine Booth 110 orang, RSIA Paramount 136 orang, RSIA Prof HM Farid 49 orang, BBLK 56 orang, BBKPM 51 orang, BBPK Makassar 14 orang, UPK Kulkel 22 orang, UPK Poligub 54 orang, FK Unhas 79 orang.

"Kita berharap pelaksanaan vaksin massal menjadi solusi untuk memutus rantai COVID-19. Kita fokus bagi yang belum kena COVID-19," tambah Nurdin.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sulsel Vaksin Covid-19

Sumber : Antara

Editor : Amri Nur Rahmat

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top