Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pentingnya Memenuhi Kebutuhan Difabel di Lokasi Bencana

Ratusan penyandang disabilitas tercatat menjadi korban bencana alam gempa bumi di Provinsi Sulawesi Barat. Mereka tersebar di beberapa titik pengungsian.
Wahyu Susanto
Wahyu Susanto - Bisnis.com 22 Januari 2021  |  20:12 WIB
Presiden Joko Widodo meninjau Kantor Gubernur Sulawesi Barat yang mengalami kerusakan karena gempa di Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, Selasa (19/1/2021). - Biro Pers Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo meninjau Kantor Gubernur Sulawesi Barat yang mengalami kerusakan karena gempa di Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, Selasa (19/1/2021). - Biro Pers Sekretariat Presiden

Bisnis.com, MAMUJU - Ratusan penyandang disabilitas tercatat menjadi korban bencana alam gempa bumi di Provinsi Sulawesi Barat. Mereka tersebar di beberapa titik pengungsian.

Berdasarkan keterangan Jaringan Difabel, jumlah sementara sekitar 150 jiwa dan saat ini masih terus didata.

Direktur Yayasan Pergerakan Difabel Indonesia untuk Kesetaraan (PERDIK) Abd Rahman mengatakan bahwa Penyandang disabilitas adalah salah satu kelompok yang harus mendapatkan perhatian khusus dalam situasi bencana.

Pasalnya, kata dia, daya kaum difabel lebih terbatas dibanding orang lainnya. “Oleh karena itu pemenuhan kebutuhan mereka harus diutamakan,” jelas Abd Rahman, Jumat (22/1/2020).

Lanjutnya, pihaknya pun saat ini sedang menyiapkan bantuan untuk memudahkan kaum difabel beraktivitas di lokasi pengungsian.

“Segera akan kami distribusikan keperluan kelompok yang rentan ini sehingga dapat menunjang kegiatan mereka di tempat pengungsian,” terangnya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sulbar Gempa Mamuju
Editor : Amri Nur Rahmat

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top